Dara Puspita, Band Diva Pertama Indonesia Go International

Portaltiga.com – Tahukah anda tentang Dara Puspita? Mungkin di telinga kaum muda milenial masih begitu awam. Dara Puspita merupakan band Diva pertama di Indonesia beranggotakan 4 cewek manis asal Surabaya pada tahun 60 an. Berdiri pertama kali pada tahun 1964 terdiri dari Titik Adji Rachman, Lies Soetisnawati, Susy Nander dan Ani Kusuma telah go international dengan manggung 250 kota di Eropa.

Jika penasaran dengan Dara Puspita dan jejak rekam, anda bisa mendatangi House Of Sampoerna di jalan Taman Sampoena no. 6 karena ada pembukaan pameran “Indonesia Bermusik” yang dibuka pada Rabu (20/3/2019) dan berakhir 28 April 2019 di The Residence, House of Sampoerna ini terlaksana berkat kerjasama antara House of Sampoerna, Museum Musik Indonesia, Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Pos, Museum Mpu Tantular, Calibre.id dan Forum Begandring Soerabaia.

Disini ada koleksi foto, album dan pakaian saat Dara Puspita di Eropa, terasa langka lagi komplikasi album pertama mereka berlabel “Jang Pertama” yang disadurkan format MP3 koleksi dari Museum Musik Indonesia. Album ini bisa dinikmati lewat earphone dengan layar komputer yang disediakan HOS, tidak hanya Dara Puspita tapi pemusik asal Surabaya lainnya disuguhkan antara lain Gombloh dan Panbers yang terkenal pada eranya.

Pameran ini untuk memperingati Hari Musik Nasional yang bagi Surabaya bermakna istimewa. Sebagai kota peleburan budaya, Surabaya turut mewarnai belantika musik Indonesia dengan melahirkan musisi-musisi handal. Syekh Albar, Dara Puspita, Panbers, AKA, Gombloh dan Bubi Chen adalah sedikit dari banyaknya musikus Surabaya dengan kiprah yang diakui di tingkat Nasional, bahkanmengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Surabaya juga menjadi bagian dari kisah perjalanan hidup WR Soepratman hingga akhir hayatnya.

Pameran yang digelar pada 20 Maret -Sebanyak lebih dari 150 koleksi ditampilkan untuk mengelaborasikan sejarah musik di Nusantara. Sebagai rangkaian dari perayaan Hari Musik Nasional 2019 ini, HoS juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam penyelenggaraan tur tematik program Surabaya Shopping & Culinary Track berjudul “Irama Surabaya” dengan destinasi: Makam dan Museum WR Soepratman selain HoS yang dapat diikuti masyarakat pada tgl 31 Maret dan 6 April 2019.

Manager House of Sampoerna, Rani Anggraini, mengatakan, penyelenggaraan pameran ini diharapkan dapat menambah wawasan akan sejarah musik Indonesia, selain meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap instrumen musik tradisional, dan perkembangan musik tanah air.

“Menjalankan fungsi museum, acara ini adalah bentuk partisipasi kami dalam melestarikan dan mengkomunikasikan warisan budaya, selain turut mendorong museum sebagai salah satu destinasi wisata kota”, kata Rani. (fey/fey)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION