DKJT Bedah 7 Buku Seni 2018

Baca Juga : Biodata dan Profil Tommy Jonathan Sinaga Penulis Cerita Batak Toba

Portaltiga.com - Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) setiap tahun selalu menerbitkan literasi, pada tahun 2018 ini DKJT menelurkan 8 buku dalam berbagai bidang seni dan budaya. Namun kali ini hanya 7 buku yang sempat dibedah di Pendopo Taman Budaya Cak Durasim Jl. Gentengkali Surabaya pada Minggu (13/1/2019). "Buku terbitan DKJT ini ada 4 kritik seni, 3 penciptaan seni dan 1 folklor. Proses kurasi juga berjalan ketat dan terpilih 8 buku yang layak diterbitkan," ujar Indra Tjahyadi, Komite Sastra DKJT. "Mungkin penerbitan ini agak telat bukan berarti tidak berjalan, proses cetak menunggu jadwal antri hingga awal tahun ini baru dilaunching. Sebenarnya ada 1 buku tentang penciptaan orang Jawa timur pertama tapi belum sempat tercetak. Semoga buku-buku ini bisa menjadikan penanda jaman kemudian hari," tambah Taufik Hidayat, Ketua DKJT. Ditambahkan oleh Indra Tjahyadi bahwa banyak penulis muda dalam khazanah kasusasteraan Jawa Timur. Diambilnya penulis-penulis muda menandakan bahwa Jawa Timur mempunyai harta terpendam selain para penulis juga melakukan refleksi terhadap karya-karya mereka saat proses penulisan. Tujuh buku yang dibedah oleh masing-masing penulis, antara lain Ahmad Faishal (Estetika Chaos Teater Akhudiyat), Wening Hesti Nawa Suci (Moelyono-Pendidikan Melalui Seni Rupa), M Hariyanto (Gulur-sebuah kreasi kereografi), Ratna Mestika Sari Putri (My story-upaya membaca kreasi musik dari dalam), Reno (Folklor Jawa Timur Dalam Seni Pertunjukkan), Syska La Veggie (Ambisi Layar Lebar Sineas Jawa Timur), dan Nanda Alifya Rahmah (Puitika Kematian: Deiktik, Dunia dan Kesederhanaan). (fey/abi)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait
Berita Terpopuler
Berita Terbaru