Dua siswa SD Muhammadiyah 18 Surabaya yang menjadi perwakilan ini pun tanpa merasa gugup memainkan ketiga perlombaan tersebut.
Fachri Hamdani sebagai penggerak robot yang memiliki alat (remote control) tampak mahir dan terbiasa.
"Belum sempat latihan, tapi sangat menyenangkan bisa memainkan robot-robot dan mengenal PyBot sebagai media pembelajaran," ujar Fachri.
Tegar Mahesa Keenan Balapati, siswa yang bertubuh tinggi ini juga menjelaskan bahwa dia tidak memiliki persiapan untuk mengikuti pertandingan robot ini. Namun, bukan berarti dia menyerah meskipun tanpa latihan. Tentunya ada usaha dan tekad yang kuat.
"Kami tidak berharap pulang membawa piala kejuaraan. Kalah dan menang itu hal yang biasa. Tetapi pengalaman yang membuat kita terus bangga dan berjuang. Semoga kedepannya diadakan terus kompetisi ini," terang Tegar
Di penghujung acara, pemenang kompetisi robot ini pun diumumkan. Keduanya tampak kaget, dengan diraihnya Juara I Kompetisi Robot Tingkat SD/MI Se-Surabaya ini membawa rasa bangga yang luar biasa. (mitha/abi) Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.