Federer Tidak Terima Dengan DIjadikan Favorit Juara Australia Terbuka, Mengapa

Baca Juga : Venus Williams Kalah Dengan Petenis Peringkat 93 Dunia

Portaltiga.com - Petenis Dunia Roger Federer tak ingin dijagokan untuk menjadi juara di ajang Australia Terbuka 2018. Petenis Swiss itu beralasan jika usianya akan menghambatnya dalam meraih gelar juara. Federer, 36 tahun, adalah juara bertahan tunggal putra di Australia Terbuka. Di turnamen tahun ini, dia ditempatkan sebagai unggulan kedua dibawah Rafael Nadal. "Saya mengecilkan peluang saya karena saya pikir seorang pemain 36 tahun tak seharusnya menjadi favorit di sebuah turnamen," ujar Federer yang dikutip BBC. Federer diprediksi jadi calon kuat juara di Australia Terbuka tahun ini bersama Nadal dan Novak Djokovic. Sementara itu, rival Federer lainnya, Andy Murray, absen karena baru saja menjalani operasi panggul. "Seharusnya tidak demikian. Itulah kenapa saya memandang segala sesuatunya dengan lebih rileks di babak akhir dalam karier saya," ujar pengoleksi 19 gelar Grand Slam itu. Di Australia Terbuka tahun ini, Nadal dan Djokovic dalam kondisi baru pulih dari cedera. Nadal sebelumnya diganggu cedera lutut, sementara Djokovic bergelut dengan cedera siku. "Saya rasa mungkin seseorang seperti Rafa, dengan tahun yang dia miliki, dan Novak, dengan enam titel yang dia raih di sini, meski belum diketahui bagaimana kondisinya sekarang, mereka juga bisa menjadi favorit," kata Federer. Federer akan berhadapan dengan petenis Slovenia, Aljaz Bedene, pada pertandingan babak pertama, Selasa (16/1/2018). (dtc/tea)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait
Berita Terpopuler
Berita Terbaru