Yayasan Danamon Peduli Menggelar Festival Pasar Rakyat ke-3 di Pasar Baru Probolinggo

PROBOLINGGO – Yayasan Danamon Peduli (“Danamon Peduli”) melalui kampanye nasional bertajuk Jelajah Pasar Rakyat Nusantara menggelar Festival Pasar Rakyat sebagai wujud dukungan terhadap keberadaan dan perkembangan pasar tradisional (pasar rakyat) di Indonesia. Festival Pasar Rakyat yang diselenggarakan di Pasar Baru di Kota Probolinggo, Jawa Timur ini merupakan yang ketiga kalinya sekaligus untuk turut memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Probolinggo yang ke-656.

Program Festival Pasar Rakyat akan digelar di 12 kota di Indonesia, sebelumnya Pasar Festival Rakyat pertama diselenggarakan di Pasar Rau, Serang, Banten dan yang kedua dilaksanakan di Pasar Kembang, Surabaya. Festival Pasar Rakyat ke-3 digelar di Pasar Baru, Probolinggo, Jawa Timur ini merupakan pasar rakyat tertua di Probolinggo. Pasar Baru Probolinggo merupakan salah satu pasar dampingan Danamon Peduli dalam program Pasar SEJAHTERA (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat). Untuk penyelenggaraan kegiatan promosi pasar rakyat, Danamon Peduli menganggarkan dana lebih dari Rp1milyar.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah kota Probolinggo. Hadir dalam Pasar Festival Rakyat di Pasar Baru, Rukmini Buchori, Walikota Probolinggo; Muliadi Rahardja, Wakil Direktur Utama Danamon; dan Restu Pratiwi, Ketua dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli.

Kampanye Nasional Jelajah Pasar Rakyat Nusantara yang digagas oleh Danamon Peduli saat ini merupakan satu-satunya gerakan yang secara khusus mempromosikan pasar rakyat di Indonesia. Melalui kegiatan Festival Pasar Rakyat, Danamon Peduli berupaya membuktikan bahwa pasar rakyat merupakan ruang publik yang kreatif, edukatif dan berbudaya serta lebih dari sekadar tempat transaksional semata.

“Pasar Baru yang berusia lebih dari satu abad ini memiliki nilai dan peran yang sangat penting dalam perkembangan Kota Probolinggo. Selain sebagai penyedia kebutuhan untuk masyarakat, pasar juga terbukti mampu menyediakan lapangan pekerjaan. Karena itu keberadaan dan perkembangannya merupakan tanggung jawab kita bersama. Sudah waktunya kita bersama promosikan pasar rakyat sebagai salah satu aset bangsa yang paling berharga.” ujar Restu Pratiwi, Ketua dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli.

Lebih lanjut Restu mengatakan, “Aksi nyata Danamon melalui Yayasan Danamon Peduli dapat dilihat dari program kerja kami yang berorientasi pada revitalisasi pasar rakyat bernama Program Pasar SEJAHTERA (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat) dimana kami memberi pendampingan teknis pada aspek fisik dan non fisik. Khusus kegiatan kampanye dan promosi pasar adalah salah satu komponen pada intervensi non fisik dari program.”

Dalam kegiatan Festival Pasar Rakyat di Pasar Baru ini, “Lomba Karnaval antar Pasar” adalah salah satu kegiatan utamanya. Tidak hanya beranggotakan pedagang, setiap kelompok peserta kirab juga mewajibkan unsur pelajar dan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) turut menjadi bagian dari anggota kelompoknya. Ketiga unsur tersebut harus mampu bekerja sama untuk menciptakan sebuah aktraksi yang kreatif dan menarik.

Melalui lomba kirab ini menjadi simbol kerjasama dan komitmen bahwa pasar rakyat adalah milik rakyat dan menjadi tanggungjawab bersama semua pihak. Tidak tanggung-tanggung Walikota Probolinggo beserta jajaran pun turut serta mengambil bagian di karnawal ini dengan mengambil tema “aksi pedagang pasar”.

Selain itu untuk semakin mendorong golongan muda dan masyarakat untuk mengambil bagian di Festival Pasar Rakyat, Danamon Peduli memfasilitasi lomba foto bertema pasar untuk pelajar dan mahasiswa, lomba masak, lomba melukis tong sampah, panggung hiburan dengan aneka hadiah serta talkshow dan kegiatan literasi keuangan untuk komunitas pasar.

Khusus untuk mengangkat kekayaan kuliner yang erat kaitannya dengan komoditas yang ada di pasar, Danamon Peduli menghadirkan relawan Zidan, Junior Masterchef Indonesia yang berusia 15 tahun bersama Pemerhati Kuliner, Arie Parikesit, sebagai relawan khusus membahas warisan kuliner lokal.

Semangat Danamon Peduli dalam mengembangkan pasar rakyat di Indonesia juga menjadi komitmen bersama dari keluarga besar Danamon. Hal ini seperti juga tergambarkan di dalam fokus bisnis lini usaha Danamon melalui Danamon Simpan Pinjam yang telah 11 tahun bergerak di sektor pembiayaan usaha mikro.

Pada kegiatan ini Danamon Simpan Pinjam ikut mendukung komitmen Danamon di dalam mengembangkan pasar-pasar rakyat di Indonesia melalui sosialisasi dan program edukasi bagi para pedagang pasar. Danamon Simpan Pinjam menghadirkan program edukasi dengan nama “Pojok BISA” dan ditujukan untuk memberikan tambahan pengetahuan dalam perencanaan keuangan bagi mitra pedagang pasar.

Muliadi Rahardja, Wakil Direktur Utama Danamon menjelaskan bahwa melihat pentingnya fungsi pasar di dalam perekonomian, Danamon Simpan Pinjam menempatkan para pedagang pasar sebagai mitra usaha strategis.

“Dengan pengalaman selama lebih dari 11 tahun bermitra dengan para pedagang pasar, kami sadar bahwa fungsi kami melalui Danamon Simpan Pinjam bukan hanya menyentuh para pedagang pasar sebagai nasabah saja namun juga merangkul sebagai penggerak perekonomian. Melalui Danamon Simpan Pinjam kami juga memberikan bantuan program edukasi keuangan sehingga para pedagang pasar ini dapat merencanakan keuangannya menjadi lebih baik sehingga hasilnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan.” tambah Muliadi

JOIN THE DISCUSSION