Yard Fest 2018, Ubah Spot Mural Menjadi Destinasi Wisata Fotografi Bernilai Tinggi

Portaltiga.com – Yard Fest 2 kembali digelar. Acara yang bertajuk graffiti & street art fest dimulai dari tanggal 5-8 September 2018 di Galeri Panggon 140 bersama street artist dari berbagai negara.

Mulai tanggal 6 hingga 7 September 2018, beberapa seniman mural dari Toronto, Kanada, Saigon, Jepang, Vietnam, Singapura, Surabaya, Malang, Jogja, Jakarta, Depok, Bogor, Tagerang yang berkolaborasi untuk mengubah beberapa tembok di Surabaya menjadi destinasi wisata fotografi di Surabaya yang memiliki nilai tinggi.

Ada 13 spot mural yang tersebar di Nginden, Medokan, Mleto, Semampir, Mleto, Menur, Dharmawangsa, Ketabang, Apsari, Kedungsari dan Kranggan yang menjadi tempat eksebisi para mural artist. Panitia Yard Fesr 2018, Fais mengatakan selama 2 hari proses mural di berbagai spot banyak mural artist berinteraksi dengan masyarakat Surabaya.

“Banyak warga Surabaya yang penasaran dan kadang pingin tau apa yang dilakukan para Mural Artist, dan tak jarang mereka saling berinteraksi dan ngobrol saat penggarapan mural,” ucap Fais, Jumat (7/9/2019) malam.

Show Director Yard Fest 2018, Hong saat ditemui portaltiga.com kemarin mengatakan tembok-tembok yang digunakan, sebelumnya telah mendapatkan ijin dari para pemilik.

“Tembok-tembok yang digunakan sebagai spot Graffiti Map di acara Yard Fest 2018 ini sebelumnya sudah mendapat ijin dari pemilik. Semua tembok tersebut menghadap ke jalan dan dapat dinikmati umum,” terang Hong.

Hong menambahkan festival mural internasional yang digelar tahunan ini merupakan perwujudan dari pergerakan seni jalanan yang telah dimulai sejak tahun 2017. Kedepannya diharapkan dapat menjalin silaturahmi street artist antar negara dan memperkuat koneksi serta menjadi barometer pergerakan mural di Indonesia hingga Asia Tenggara.

Yard Festival 2018 akan ditutup pada tanggal 8 September 2018 dengan music perform, bazar kulineran, serta art market di waroeng frontage A.Yani. (doy/tea)

JOIN THE DISCUSSION