Turnamen Superliga Jadi Penjajakan Menuju Prestasi Dunia

 

 

Portaltiga.com :Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Wiranto berharap, turnamen Djarum Superliga Badminton 2017 di Surabaya, menjadi ajang penjajakan bagi pebulutangkis Indonesia menghadapi turnamen bergengsi dunia.

 

Harapan tersebut tidak berlebihan. Mengingat, turnamen beregu tahunan itu diikuti beberapa pebulutangkis dunia. Tak terkecuali tuan rumah yang menurunkan sejumlah pebulutangkis terbaiknya.

 

“Pertama, kita ingin membangun komunikasi antar atlet-atlet dunia. Kedua, dalam rangka membina pebulu tangkis Indonesia yang ingin maju, tentunya diperlukan kompetisi,” kata Wiranto dalam acara makan malam Djarum Superliga Badminton 2017 di Ciputra World Plaza Surabaya, Sabtu (18/2) malam.

Menurutnya, kompetisi yang diikuti pebulutangkis negara lain berguna untuk memupuk kemampuan pemain muda Indonesia. Bukan hanya teknik dan skill bermain, tapi juga mental. “Akhirnya terbiasa menghadapi event-event berkelas internasional. Ini tidak mudah,” ucapnya.

 

Salah satu turnamen bergengsi yang diharapkan bisa mengharumkan nama bangsa dan negara adalah All England. Indonesia pernah merajai All England di era Liem Swie King dengan merebut gelar tunggal putra, ganda putra dan campuran.

 

“Kalau All England sudah jelas kita ada target. Untuk Superliga ini, bisa dipakai menjajaki kekuatan lawan. Sehingga pelatih mengetahui mana yang perlu diperbaiki. Bukan hanya untuk All England, tapi kompetisi-kompetisi dunia lainnya,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ini.

 

Turnamen Superliga Badminton 2017 diikuti 10 tim putra dan 10 tim putri yang digelar pada 19-26 Pebruari di DBL Arena, Surabaya. “Turnamen ini juga sebagai pengalaman pemain muda untuk bertanding dan menimba ilmu dari pemain-pemain senior dan dunia,” kata Direktur Djarum Superliga, Achmad Budiharto.

 

Sayang, pebulutangkis kelas wahid asal Malaysia yang bernaung di Musica Champions, Lee Chong Wei, batal tanding karena cedera. “Dia mengundurkan diri karena cedera saat berlatih di Malaysia minggu lalu,” tambah Manajer Musica Champions, Effendi Widjaja. (Bmw)

JOIN THE DISCUSSION