Terminal Wisata Religi Malik Ibrahim Punya Pujasera

Portaltiga.com – Satu lagi bangunan stand Pujasera di Gresik akan diresmikan Bupati Gresik. Rencana peresmiannya dilaksanakan berbarengan dengan hari ulang tahun Pemkab Gresik pada tanggal 27 Februari 2010.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto saat melaksanakan rapat persiapan peresmian di lokasi, Kamis (16/1/2020).

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan bangunan stand pujasera yang menempati eks parkir peziarah Maulana Malik Ibrahim ini berada di Jalan Pahlawan Gresik itu berlantai tiga, masing-masing lantai pereuntukannya berbeda. Untuk lantai I diperuntukkan stand souvenir khas Gresik dengan jumlah 18 ruangan yang masing-masing ruangan seluas 10 meter persegi.

Sedangkan lantai 2 diperuntukkan stand kuliner, jumlahnya ada 16 stand terbuka yang didepannya akan diberikan semacam meja kursi makan layaknya seperti stand kuliner yang lain. Sedangkan disisi lainnya ada semacam hall yang diperuntukkan berbagai kegiatan, mulai pengantin, pertemuan, kegiatan kegiatan yang lain.

Sedangkan di atasnya juga ada hall dengan luas yang sama dan tersambung dengan hall yang ada dibawahnya. Bedanya untuk hall diatas ada semacam panggung dibagian depannya. Panggung ini bisa dipakai sebagai tempat pelaminan atau panggung pertunjukan.

“Hall yang ada di gedung ini merupakan gedung serbaguna sebagai sebagai pengganti GNI yang pada tahun ini akan kita memulai untuk renovasi. Hall di Gedung Pujasera ini bisa digunakan untuk resepsi pengantin. Disini lebih layak karena ada tempat parkir yang lebih luas disbanding WEP dan GNI lama,” ujar Sambari.

Tentang Gedung Pujasera ini, menurut Sambari tidak menghilangkan fungsinya sebagai terminal kedatangan peziarah Maulana Malik Ibrahim. Mereka para peziarah akan diturunkan diterminal ini oleh kendaraan sutle. Melalui Gedung ini, mereka akan menuju ke komplek Makam Malik Ibrahim.

“Pada tahun ini juga kami akan membangun underpass memotong bawah jalan Pahlawan. Lorong underpas dari Gedung pujasera ini menuju seberang jalan pahlawan untuk menuju ke komplek makam. Jadi Peziarah bisa lebih aman dan tidak membuat macet Jalan Pahlawan,” katanya.

Untuk stand Kuliner, Sambari meminta seluruh Camat untuk bertanggung jawab mengisi stand-stand tersebut. Misalkan dengan menyajikan menu khas masing-masing kecamatan.

“Silakan anda mengisi stand itu dengan makanan khas kuliner wilayah anda. Misalnya manyar bisa mengisi dengan masakan sembilang, Gresik bisa dengan krawu, Rawon dan lain-lain” pinta Sambari.

Sementara itu, wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim meminta kepada camat untuk mempersiapkan diri mumpung masih ada waktu sebelum peresmian pujasera.

“Mumpung masih ada waktu, silahkan anda mempersiapkan dengan baik. Kalau bisa sebelum peresmian anda sudah bisa memulai. Kalau bisa nanti tempat ini menjadi jujugan para penikmat kuliner dari luar kota,” ucap Qosim. (tbk/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »