portaltiga.com
Kabar Kita

Silat Sigantang, Perpaduan Bela diri Dan Seni Dalam Budaya Masyarakat Dusun Sigantang

Portaltiga.com – Olah raga bela diri, bagi sebagian besar penggunany merupakan olah raga yang juga dapat digunakan untuk membela diri ketika sedang berada dalam posisi terancam. Namun, bagi masyarakat Jorong (dusun,red) Sigantang, Pasaman Barat, olah raga bela diri silat Sigantang juga menjadi salah satu budaya warisan leluhur.

Menurut Taslim Lubis ninik mamak dan pemangku adat Jorong Sigantang, Silat Sigantang sudah diwariskan secara turun temurun dari para leluhur sejak awal mula Jorong Sigantang berdiri. Setiap anak dari kecil telah dibekali Silat Sigantang untuk menjaga kebugaran tubuh mereka dan pertahanan diri mereka saat merantau. Selain itu Silat sigantang sering kali berfungsi sebagai salah satu persembahan di tiap acara adat di Jorong Sigantang.

“Silat sigantang sendiri adalah warisan dari leluhur yang diturunkan di tiap generasi sejak Jorong Sigantang ini berdiri, biasanya kami sudah dilatih sejak keci. Ada banyak fungsi positif dari silat ini, selain membuat badan kita sehat juga bisa menjadi pertahanan diri,” jelas Taslim saat Portaltiga.com menemuinya di kediamannya di Jorong Sigantang, Selasa (27/03/18).

Kunci kekuatan dari Silat Sigantang sendiri ada pada Kaki. Biasanya untuk dasaran kita harus berlatih dan menguasai 4 gerakan dasar. Ada banyak jurus dari Silat Sigantang, dan butuh 6 Bulan menguasainya dengan latihan rutin.
Biasanya untuk menjadi “Pendekar” atau guru Silat ini harus lulus dengan menguasai semua Jurus dan mendapat restu dari Gurunya. Para “Pendekar” biasanya akan diturunkan amalan dan do’a sesuai dengan syariat islam.

Dalam upacara adat di Jorong Sigantang, Silat Sigantang sering di suguhkan oleh 2 Pendekar. Tiap gerakan mereka di iringi oleh musik tradisional Mandailing, untuk lebih menghidupkan suasana. Banyak yang mempercayai saat Silat Sigantang disuguhkan, para leluhur akan hadir dan merasuki tubuh pendekar sehingga membuat pendekar kerasukan atau “trans” dan melakukan beberapa gerakan yang diluar nalar.

Taslim menambahkan, Silat Sigantang merupakan salah satu kunci warga Jorong Sigantang untuk menjaga tubuhnya agar tetap sehat dan bugar di usianya yang sudah menginjak 72 tahun. (doy/tea)