SBY: Indonesia Perlu Wasdai Tiga Isu Internasional

16/06/2017
133 Views

Portaltiga.com – Presiden ke 6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan 3 isu internasional yang perlu diwaspadai Indonesia dalam pertemuan dan buka bersama para ulama se Jawa Timur (Jatim) di Hotel Shangri-la, Surabaya, Jumat (16/6).

 

Tiga isu internasional yang perlu diwaspadai, pertama ketidak-akuran Qatar dengan negara-negara teluk, seperti Saudi Arabia, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain. Kedua, maraknya aksi terorisme di negara-negara Eropa.

 

Isu ketiga, yaitu Islamophobia yang mulai mewabah di dunia. “Ketiga isu internasional inilah yang patut kita waspadai,” tegasnya.

 

Dijelaskan, konflik Qatar dengan negara-negara Teluk, dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh negara-negara barat seperti Amerika Serikat (AS), untuk melemahkan negara-negara Islam, maupun ada kepentingan tertentu. Apalagi konflik itu terjadi setelah ada persetujuan Qatar membeli jet tempur F-15 dari AS seharga Rp 12 miliar Dolar Amerika.

 

Di sisi lain, negara-negara Teluk semakin menyolidkan barisan untuk memutuskan hubungan dengan Qatar. Jika tidak dilerai sejak dini, dikhawatirkan terjadi perang. “Mungkin bagi negara barta tidak akan prihatin. Tapi bagi masyarakat dan peradaban Islam, tentu ini memprihatinkan,” ujarnya.

 

Isu kedua, menurutnya, maraknya aksi terorisme di negara-negara barat seperti, Prancis, Inggris, Belgia dan Turki, akan menimbulkan gelombang kebencian yang juga menjadi isu ketiga yakni, Islamophobia.

 

“Perasaan benci, tidak suka dan takut kepada semua yang berbau Islam. Islamophobia ini kian mewabah seiring dengan maraknya aksi terorisme yang mengatasnamakan Islam di eropa,” katanya.

 

SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat ini berharap, tiga isu internasional itu menjadi perhatian kita bersama. “Insyaallah kita bisa memberikan kontribusi pada dunia, untuk mencarikan solusinya. Indonesia bisa menjadi contoh, bagaimana Islam nusantara menjadi rahmatan lil alamin. Kita harus menetralisir islamophobia dengan cara yang baik,” tuturnya.

 

SBY mengajak semua pemuka agama Islam di seluruh Indonesia bersuara melalui media apapun, untuk membantah berita bahwa Islam identik dengan teroris, yang diangkat oleh media-media di dunia. “Mari kita gelorakan Islam sesungguhnya dengan cara-cara santun dan islami,” harapnya.

 

SBY datang ke Surabaya bersama istri Ani Yudhoyono dan putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Tak mau kalah dengan ayahnya, AHY bicara panjang lebar mengenai Indonesia Emas 2045 dihadapan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, serta mahasiswa dari berbagai daerah di Jatim di DBL Arena.

 

“Saya mengajak mahasiswa untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, dan tidak bercerai berai serta tetap menjaga persatuan,” katanya saat menjadi pembicara di Talk Show tentang ‘Menata generasi muda bangsa menuju Indonesia Emas 2045 “Bersama tokoh muda inspiratif bangsa”.

 

Dijelaskan, akhir-akhir ini ribut seolah-olah negara kita banyak sekali gesekan-gesekan antara agama, suku, etnis dan sebagianya. Gara-gara perbedaan politik, gara-gara sikap politik, akhirnya kita yang sebelumnya bersahabat menjadi musuh ddan tidak bersahabat.

 

“Yang tadinya berteman di facebook, Kemudian di unfriend, gara-gara beda pandangan politik. Nah, janganlah seperti itu, yang mudah tercerai-berai. Kita harus bersatu. Dulu punya musuh bersama mengusir penjajah dari bumi pertiwi kita,” tuturnya.

 

Mantan Calon Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, di Abad 21 ini, tidak ada yang menyerang bangsa kita hari ini. Namun, perlu diingat, kita harus bersatu karena punya banyak kepentingan bersama atau kepentingan nasional.

 

“Kita ingin mewujudkan Indonesia yang adil aman, sejahtera, masyarakat makmur, hidup tenang, damai, akses sekolah baik, akses ke pelayanan kesehatan juga baik dan sebagainya. Yang harus kita bela bersama adalah kepentingan bersama dan mimpi besar kita Indonesia Emas 2045,” jelasnya. (Bmw)

Leave A Comment