Headline News

Saifudin Zuhri: Toko NAM Depan TP 5 Langgar Cagar Budaya

09/08/2017
94 Views

Portaltiga.com-Setelah menghentikan aktifitas pembangunan Hotel Platinum di Jl Tunjungan no 11 Surabaya, agar dilakukan desain ulang, kini Komisi C DPRD Surabaya mempersoalkan sisa bangunan Toko NAM di depan Tunjungan Plasa 5.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Saifuddin Zuhri mengatakan, bahwa sisa bangunan Toko NAM di depan Tunjungan Plasa yang keberadaannya di area pedestrian dan konstruksinya di sokong oleh beberapa batang baja, adalah bukti terjadinya kontradiksi kebijakan dan regulasi pemkot Surabaya.

“Disini ada kontradiksi dua Perda, yakni tentang cagar budaya dan pedestrian, oleh karenanya hasil kajian tim cagar budaya itu masih perlu dipertanyakan kemampuannya, karena menurut saya masih belum peka (mengimplementasikan tugas dan fungsinya),”ujarnya di gedung DPRD Surabaya, Rabu (09/08/17).
Ia menjelaskan, jika seharusnya tim cagar budaya kota Surabaya tidak hanya mempertahankan sisa bangunannya, tetapi harus mampu memberikan gambaran kepada publik jika ditempat itu ada sejarah didalamnya.

“Faktanya, sekarang kondisinya malah mengganggu hak pejalan kaki di area pedestrian, bahkan secara konstruksi justru membahayakan, Jujur saya meragukan kemampuan tim cagar budaya Kota Surabaya,” tandasnya.

Menurut dia, untuk bisa menggambarkan situs sejarah di lokasi kepada publik, tim cagar budaya harus mampu berkreasi dengan berbagai cara. Jangan hanya mempertahankan sebagian sisa bangunannya, tetapi hambar tanpa makna.

“Kan bisa saja dibuatkan prasasti dan videotron yang menceritakan keberadaan Toko NAM waktu itu, karena saat publik melewati jalur itu, tidak akan mengetahui, apa arti sisa bangunan itu. Keberadaannya memang tidak mampu menggambarkan apalagi menceritakan sejarahnya,”ungkapnya. (Trish)

Leave A Comment