RSUA Raih 3 Penghargaan Hospital Management Asia

Portaltiga.com – Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) mendapatkan penghargaan bergengsi tingkat asia. Penghargaan itu didapat dalam ajang Hospital Management Asia (HMA) yang dilangsungkan di Bangkok, Thailand, pada 13-14 September 2018.

Mengenai capaian yang membanggakan  itu, Direktur RSUA Prof. Dr. Nasronudin,Sp.PD.,KPTI-FINASIM., mengatakan bahwa tim dari Indonesia, khususnya RSUA memenangkan tiga kategori penghargaan. Ialah Excellence Award kategori CEO of The Year, kategori Innovation to Hospital Management, dan Kategori Penampilan Busana Terbaik. Mengenai penampilan busana tebaik, tujuh pemenang terbaik empat di antaranya merupakan tim dari RSUA.

Selanjutnya, Prof. Nasron juga mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan sebuah langkah bagus untuk menentukan langkah bersama dalam mengikuti desrupsi teknologi yang begitu pesat. Saat ini, imbuhnya, dunia telah sampai pada revolusi industri 4.0 yang semua serba digital dalam penerapan kinerja rumah sakit.

Dalam ajang bergengsi itu, tambahnya, RSUA harus bersaing dengan berbagai rumah sakit di asia yang memiliki kualitas yang sudah bagus. Rata-rata, rumah sakit di asia sudah menerapkan artifisial intelijen, robotik, serba internet, dan teknologi nano serta bio.

“Pada malam pemberian penghargaan, rata-rata rumah sakit di Indonesia masih kalah bersaing. Namun, Alhamdulillah RSUA meski baru pertama tampil tapi sudah bisa meraih tiga penghargaan,” ungkap Prof. Nasron, Senin (17/9/2018).

Ajang tingkat internasional itu dihadiri oleh 1200 peserta dari sepuluh negara. Dari ribuan peserta itu, jelas Prof. Nasron, ada 614 yang mengikuti Hospital Management Award. Kemudian, disaring menjadi 40 besar untuk mendapat penghargaan pada malam penganugerahan.

“Syukur, meski RSUA masih belia, saat ini bisa diperhitungkan di kancah dunia,” imbuhnya.

Mengenai langkah ke depan, Prof. Nasron mengatakan bahwa ke depan RSUA akan terus melakukan pembenahan. Seperti perbaikan di semua lini, merealisasi RSUA sebagai Smart Hospital serta mengembangkan inovasi dan teknologi yang canggih.

“Dan tentunya tetap mempertahankan humanity dan human touch serta religius,” pungkasnya. (doy/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION