PSSI Matangkan Penggunaan Wasit Asing

Portaltiga.com : Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) bakal menggunakan wasit asing untuk Kompetisi Liga 1. Saat ini, komite wasit sedang mematangkan penggunaan wasit asing untuk musim kompetisi 2017-2018.

“Akan segera diputuskan, termasuk dari negara mana wasit asing yang memimpin pertandingan kompetisi Liga 1 nanti,” kata Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono kepada wartawan usai penutupan Kongres Asprov PSSI Jatim di Hotel Garden Palace, Surabaya, Sabtu (25/3).

Kongres Asprov PSSI Jatim yang dibuka Sabtu sore, memilih Ahmad Riyadh sebagai ketua umum Asprov PSSI Jatim periode 2017-2021. Dalam pemilihan, Riyadh mengalahkan Hidayat. Riyadh meraih 54 suara dari 102 suara yang diperebutkan. Sedangkan, Hidayat mendapat 47 suara.

Satu suara dari klub Arema Indonesia dinyatakan gugur, setelah tidak hadir di arena kongres. “Dari total 102 suara, Riyadh mendapat 54 suara dan Hidayat meraih 47 suara dengan satu suara tidak sah. Riyadh terpilih menjadi ketua umum Asprov PSSI Jatim periode 2017-2021,” kata pimpinan sidang sekaligus ketua komite pemilihan, Anas Sulaiman.

Joko Driyono belum bisa memastikan penggunaan wasit asing sampai ada keputusan. Namun demikian, diharapkan jika diperlukan maka harus sesuai standar dan benar-benar berkualitas untuk memimpin pertandingan.

Tak itu saja, wasit asing juga diharapkan mampu menularkan sekaligus memperbaiki kualitas pengadil lapangan di persepakbolaan Indonesia. “Diharapkan dengan adanya wasit asing, wasit lokal bisa semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas mereka di atas lapangan,” ucapnya.

Meski demikian, tetap akan ada program jangka panjang bagi pengembangan dan perbaikan wasit di Indonesia. “Dalam waktu dekat komite wasit juga melakukan evaluasi terhadap wasit-wasit lokal yang memimpin pertandingan selama Piala Presiden 2017 lalu,” tandasnya.

Di sisi lain, kompetisi tertinggi di kancah sepak bola Indonesia yang diikuti 18 tim terbaik akan bergulir mulai Sabtu, 15 April 2017. Untuk regulasi, PSSI menyatakan tidak jauh berbeda dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya seperti setiap klub hanya boleh mengontrak maksimal tiga pemain asing, di mana dua orang merupakan pemain non-Asia dan satu pemain Asia atau disebut aturan dua plus satu.

 

Namun, klub bisa memiliki empat pemain asing kalau bisa mendatangkan pesepak bola ternama atau disebut “marquee player”. Salah satu “marquee player” yang sudah mengonfirmasi kepastian bermain di Liga 1 adalah Michael Essien yang telah dikontrak Persib Bandung.

 

Kemudian, setiap klub diharuskan mengontrak sedikit-dikitnya lima pemain dengan umur di bawah 23 tahun (U-23) dan wajib memainkan paling sedikit tiga orang pada setiap laga. Terakhir, aturan yang akan diterapkan adalah pembatasan usia pemain, yakni satu tim memiliki maksimal dua orang pemain dengan usia 35 tahun ke atas. (Bmw)

 

JOIN THE DISCUSSION