Umum

Pollmark: Jokowi-Maruf Butuh Peristiwa Luar Biasa Untuk Dongkrak Suara

Baca Juga : Ketua Golkar Jatim Sarmuji Bangga Reog Ponorogo Antar KIB Daftar ke KPU

Portaltiga.com - Peluang kemenangan calon presiden-calon wakil presiden, Joko Widodo- KH Ma'ruf Amin berpotensi mengecil. Hal ini dapat menjadi momentum oleh lawannya, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno. Dalam hasil survei yang dilakukan Pollmark, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf mencapai 40,4%, sementara Prabowo-Sandi 25,8%. Untuk undecided voters (belum menentukan pilihannya) mencapai 33,8%. "Jika petahana mengalami ketebatasan kenaikan elektoral, membalik keadaan itu sulit kecuali ada peristiwa yang luar biasa," ungkap Founder dan CEO Pollmark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah, di Surabaya, Selasa (5/3/2019). Kecilnya elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dapat mengancam kemenangan pilpres karena biasanya petahana memiliki modal elektabilitas yang besar. Apalagi dalam survei Pollmark masyarakat yang tetap memilih petahana cuma 30 persen. "Petahana tidak memiliki modal yang besar. Jadi ini adalah angka-angka yang menantang bagi petahana," tegasnya. Eep menyebut tipisnya selisih kedua capres ini dapat Membahayakan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Maka tantangan buat penantang adalah seberapa mampu merebut 50 persen yakni masyarakat yang sudah menentukan pilihannya dan bisa berubah pilihannya. "Siapun yang menang kemenangannya tipis, penantang untuk menang terbuka lebar," tambahnya. Elektoral petahana selalu berhadapan dengan sukses atau tidaknya kebijakannya. Jika situasi negara dianggap baik, maka kebijakan dianggap baik. Petahana akan dipilih, jika masyarakat menganggapnya sukses. "Peluang menaikkan elektoral penantang itu lebih besar daripada menggerakkan petahana," paparnya. Eep menjelaskan, survei ini dilakukan di 73 dapil selama Oktober 2018 sampai Februari 2019, dengan melibatkan 32.560 responden. Dimana masing- masing dapil melibatkan 440 responden. "Kecuali dapil Jawa Barat 3, karena kebutuhannya tertentu dibuat 880 responden. Hitungnya secara statistik, dan perhitungannya ada bobot yang proporsional," pungkasnya. (ars/tea)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait