portaltiga.com
Umum

Politisi Golkar Kritik Pelaksanaan Program Gubernur

Portaltiga.com – Politisi Partai Golkar Adam Rusyadi mengingatkan agar eksekutif mengoptimalkan program andalan Gubernur Khofifah untuk dilaksanakan. Terutama terkait penganggaran yang saat ini sedang dibahas dalam KUA PPAS RAPBD 2021.

Anggota Komisi E DPRD Jatim ini menyebut sejumlah program yang mengantarkan Khofifah Indar Parawansa menjadi gubernur rupanya belum dijalankan dengan baik. Adam menyebut salah satu program Gubernur yang belum dilaksanakan secara optimal adalah Program Pendidikan gratis berkualitas (TisTas).

Adam menegaskan ada kendala di lapangan dalam pelaksanaan program TisTas, salah satunya masih adanya double account antara BOS dan BOPP.

“Dalam setiap kunjungan kerja kami selalu dilaporkan bahwa ada double account antara BOS dan BOPP (Bantuan Operasional Pembiayaan Pendidikan),” kata wakil rakyat asal Dapil Sidoarjo ini, Rabu (21/10/2020).

Ketidakoptimalan program TisTas , lanjut Adam, bertambah adanya pandemi Covid-19 yang membuat anggaran BOPP dipotong. Adam menilai pemotongan anggaran TisTas ini akan membuat program andalan Gubernur Khofifah tersebut semakin tidak jelas.

“Ini menunjukkan TisTas yang diusung Bu Gubernur akan semakin tidak jelas,” terangnya.

Ketidakoptimalan pelaksanaan program Tis Tas dan umumnya sektor pendidikan, lanjut Adam juga terlihat dari cukup banyaknya laporan ke komisinya terkait belum terealisasinya program seragam gratis terutama tingkat SMA/SMK.

“Kami juga mendapatkan suara dari bawah terkait dengan janji bu gubernur yaitu seragam untuk murid. Nah, ini akan menjadi bola salju jika tidak segera direalisasikan oleh tim anggaran dari pemprov Jatim,” jelasnya.

Adam menambahkan data yang diterima komisinya di setiap kunjungan ke sekolah yang merupakan kewenangan Pemprov Jatim mengeluhkan belum beresnya program seragam gratis sampai saat ini.

“Apalagi, sudah dua kali ini seragam gratis tidak kunjung terlaksana bahkan gagal. Hampir setiap kunjungan kami, di semua sekolah menyampaikan seperti itu,” tambahnya.

Sebagai partai pengusung Gubernur Khofifah dalam Pilgub 2018 silam, tentu pihaknya wajib mengingatkan kepada tim anggaran agar serius untuk mengawal program Nawa Bhakti Satya. (abd/abi)

Related posts

Anggaran Dikepras Signifikan, DPRD Jatim Khawatir Perkonomian 2020 Memburuk

admin

Pilkada Tanpa Konflik, Pemerintah Singapura Menimba Ilmu ke DPRD Jatim

admin

Serapan OPD Rendah, Ini Kritik Fraksi Gerindra Jatim

admin