Pilwali Surabaya 2020 Jangan Melawan Kehendak Zaman

Oleh: Surokim Abdussalam

Prestasi Tri Rismaharini yang wow jangan sampai membuat keder para calon wali kota untuk berani muncul dan memantaskan diri dalam Pilwali Surabaya 2020.

Saya percaya setiap zaman ada pemimpin dan setiap pemimpin ada zamannya. Risma yang prestatif boleh dijadikan benchmark, tapi variabel momentum dan kesempatan pula yang akan menentukan kekuatan kepemimpinan kota mendatang.

Di era baru society 5.0, kata kunci kepemimpinan publik ada pada kebaharuan, perubahan dan kolaborasi. Kepemimpinan adaptif akseleratif dengan lingkungan jauh lebih dibutuhkan untuk Kota Surabaya mendatang.

Kerja keras, jujur dan lugas memang sesuai dengan karakter Suroboyoan, tetapi kreativitas, inovasi dan kebaharuan juga akan mengantar Surabaya bisa kompetitif dengan kota-kota lain. Surabaya sebagai kota metro harus juga bisa bersaing dengan kota-kota besar internasional dengan segala potensi yang dimilikinya.

Aktivasi potensi kreatif dan enterpreneurship warga kota akan jadi penentu untuk daya saing Kota Surabaya mendatang. Maka calon-calon visioner harus terus dimunculkan dan menjadi perbincangan publik Surabaya.

Kepemimpinan kota harus terus diperbincangkan oleh warga kota termasuk mendorong nama-nama yang sesuai dengan kebutuhan itu.

Saya percaya stok kepemimpinan itu sebenarnya banyak di Surabaya. Memunculkan nama-nama potensial dan sesuai kebutuhan itu menjadi diskusi publik itu menjadi tugas kita bersama.

Janganlah bergantung pada proses politik kucing-kucingan dan main petak umpet, dorong untuk lebih transparan. Insya Allah kita akan temukan calon-calon yang bisa melebihi Risma.

Saatnya publik mengawal calon-calon potensial agar kehendak zaman lebih berpihak kepada kepentingan publik dan bukan kepentingan pragmatis dan sempit. Jangan ditakut-takuti, para calon-calon potensial agar berani muncul di Surabaya. Meragukan calon-calon muda potensial sama halnya melawan kehendak zaman. ***

Penulis adalah peneliti senior SSC Surabaya Survey Center dan Dekan Fisib Universitas Trunojoyo Madura

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION