portaltiga.com
Intermezzo

Pilkada Jatim 2018, Muncul Nama Rektor Unair

Portaltiga.com: Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2018 masih dua tahun lagi. Namun, bursa Calon Gubernur (Cagub) maupun Calon Wakil Gubernur (Cawagub) bermunculan.

Kali ini, muncul nama Rektor Universitas Airlangga Surabaya Mohammad Nasih (Monas). Nama Monas dimunculkan pengamat komunikasi politik Suko Widodo. Dia dinilai layak sebagai kandidat Cawagub Jatim mewakili kalangan akademisi.

“Kalangan akademisi sangat layak menjadi pendamping Gubernur Jatim mendatang. Misalnya, Monas,” kata Suko Widodo kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Kamis (21/7).

Berdasarkan observasi yang dilakukan Pusat Kajian Komunikasi Unair selama enam bulan terakhir, kalangan yang dirasa tepat mendampingi politisi adalah akademisi dan birokrasi. Bahkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kandidat dari partai politik tidak seberapa besar.

“Jadi, harus ada pendamping yang tepat. Kalangan akademisi, memiliki peran penting terhadap perkembangan pemerintahan di Jatim, karena dinilai mampu menyumbangkan pemikiran serta kualitasnya,” ucapnya.

Selain “Monas”, nama akademisi lain yang layak sebagai kandidat Cawagub adalah mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya M. Nuh dan mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Muhadjir Effendy.

Tidak itu saja, pada observasi sama juga dihasilkan bahwa nama-nama kandidat Cagub Jatim yang muncul saat ini, seperti Saifullah Yusuf (Wagub Jatim), Abdul Halim Iskandar (Ketua DPRD Jatim), Hasan Aminuddin (Anggota DPR RI), Khofifah Indar Parawansa (Menteri Sosial), Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi).

Nama-nama tersebut, hanya memiliki tingkat popularitas semata. “Tapi kalau elektabilitas, nama-nama mereka masih rendah. Makanya harus ada nama lain sebagai alternatif yang mengatrolnya,” cetusnya.

Hal yang sama dikatakan mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Herman Rivai. Dia menilai “Monas” layak bersaing sebagai orang nomor dua di Pemprov Jatim pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

“Sekarang siapa yang tidak kenal Pak Monas? Beliau akademisi yang terbukti kualitasnya dan mampu membawa Unair semakin lebih hebat,” kata Ketua Rek Ayo Rek (komunitas peduli Surabaya) tersebut. (Bmw)