Perlu Pembelajaran Tatap Muka untuk Pendidikan Dasar

Portaltiga.com – Anggota Komisi A DPRD Jatim Achmad Silahuddin mendorong pemerintah untuk melakukan sekolah tatap muka bagi anak-anak. Khususnya pendidikan dasar seperti SD hingga SMP. Tentunya dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan.

“Saya rasa memang perlu sekolah tatap muka. Karena memang, bagaimana membentuk karakter ini ada pada pendidikan dasar. Ini tidak bisa diperoleh dengan cara daring,” ujar politisi PPP saat reses di Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Jombang, Senin (14/9/2020).

Selain itu yang menjadi masalah, menurut pria yang akrab disapa Gus Adi ini, tidak sedikit orang tua yang bisa mendampingi anak-anaknya ketika sekolah daring, karena harus berjualan maupun bekerja. Menurutnya proses belajar mengajar bukan semata-mata transformasi ilmu antara para guru dan murid.

“Akan tetapi ada pembentukan karakter, yakni kebiasaan yang terus menerus dilakukan. Hal ini untuk menciptakan moral kepada anak-anak yang diajarkan oleh gurunya,” katanya.

Gus Adi menambahkan selain itu banyak sekali keluhan orang tua terkait anak-anaknya yang tidak bisa membaca bahkan tidak paham dengan materi pelajaran yang diberikan. Maka dari itu, menurutnya sebaiknya memang harus dilakukan pembelajaran tatap muka.

“Khususnya madrasah, murid-murid tidak akan mengerti tajwid jika tidak ketemu. Akan tetapi protokol kesehatan harus tetap diterapkan. Saya rasa anak-anak mudah kok diajari untuk membiasakan cuci tangan,” jelasnya. (abd/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »