Headline News

Gawat,Perintah Walikota Ditolak Kepala Keamanan KBS

03/10/2016
482 Views

Portaltiga.com-Perintah Walikota Surabaya ditolak keras oleh kepala keamanan Kebun Binatang Surabaya. Indikasi ini terlihat saat dua staf humas Pemkot Surabaya akan melakukan pemotretan kandang dan satwa yang ada di Kebun Binatang Surabaya, Senin (03/10/16) dilarang keras oleh pihak keamanan KBS, padahal staf humas tersebut atas dasar perintah langsung dari Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

Tindakan arogan kepala keamanan Kebun Binatang Surabaya (KBS) menghalangi tugas dua orang pegawai Humas Pemkot Surabaya yang bernama Suyadi dan FX Ratno, Senin (3/10) saat mendapat tugas dokumentasikan kandang dan satwa yang ada di KBS Surabaya, penolakan tersebut atas perintah Aschta Nita Boestami Direktur Utama perusahaan Daerah Taman Satwa(PDTS), ironisnya tugas dokumentasi tersebut perintah langsung dari Walikota Surabaya.

” Saat kita mau masuk KBS kita dilarang oleh kepala keamanan, padahal saya sudah bilang dari Humas Pemkot Surabaya. Tapi tetap dilarang, katanya harus menggunakan surat tugas resmi, karena itu perintah langsung dari Dirut,” terang Ratno, Senin (03/10/16).

Lanjut Ratno,” Kita kalau mau masuk harus bikin surat resmi, saat akan pulang, kita dipanggil lagi sama kepala keamanan, katanya dirutnya sudah datang, tapi dia (Aschta) tetap tidak mau nemui, terpaksa kita pulang,” pungkasnya.

Diwaktu bersamaan Kabag Humas Pemkot Surabaya M.Fikser menyayangkan atas tindakan arogansi tersebut, padahal mereka mengambil gambar kandang dan satwa atas perintah walikota untuk dokumentasi.” Saya barusan tau soal itu. Dari laporan pak Edi, tidak seharusnya mereka (pihak KBS) berbuat seperti itu, karena itu tugas dari bu wali langsung, “tegasnya, Senin (3/10).

Lanjut Fikser,” Mungkin ini juga salah saya, karena belum kordinasi dengan mereka (red-KBS) sebelumnya, coba nanti saya takordinasi dengan bu Aschta.”tandanya.

Sikap arogansi Kepala Keamanan PDTS KBS sangat disayangkan semua pihak, pasalnya Kebun Binatang Surabaya (KBS) merupakan perusahaan BUMD milik pemkot Surabaya, dibawah naungan Walikota Surabaya. (Trish)

Leave A Comment