Penyaluran Kredit UMKM Jawa Timur Tumbuh Lebih Baik

Portaltiga.com – Kendati penyaluran kredit secara umum di Jawa Timur terus menunjukkan perlambatan sejak awal tahun 2015, namun penyaluran kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mampu tumbuh lebih baik pada Oktober 2015. Penyaluran kredit UMKM yang didominasi oleh sektor perdagangan ini mampu tumbuh ini mampu tumbuh 8,60 persen (year on year), sedangkan kredit non UMKM tumbuh 8,32 persen.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Syarifuddin Bassara, mengatakan, NPL keseluruhan perbankan Jawa Timur pun menunjukkan perbaikan dari level 2,19% pada bulan sebelumnya menjadi 2,18% pada Oktober 2015.

“Meskipun terjadi peningkatan resiko pada sektor konstruksi sebagai dampak dari lesunya dunia usaha dan realisasi investasi, NPL sektor industri pengolahan dan perdagangan yang relatif stabil dan membaik mampu menahan peningkatan NPL sektor perbankan Jawa Timur. Loan to Deposit ratio (LDR) sektor perbankan meningkat ke level 88,30% menunjukkan perbankan masih tetap dapat menjaga kestabilan tingkat likuiditasnya.”ujarnya dalam siaran pers, Senin (11/01/16).

Ia menjelaskan, pertumbuhan tersebut juga didukung dengan perbaikan Non Performing Loan (NPL) UMKM dari 4,47% pada bulan sebelumnya menjadi 4,35%. Hal ini juga terkonfirmasi dari pernyataan sektor perbankan yang relatif beralih untuk menggenjot penyaluran kredit UMKM di tengah lesunya kinerja sektor riil yang berskala besar.

Penyaluran kredit pada tiga sektor utama Jawa Timur, tambah Syarifuddin, menunjukkan arah yang bervariasi.Penyaluran kredit ke sektor pertanian terkontraksi sebesar 6,39%, semakin dalam sejak pertama kali terkontraksi pada Juni 2015. Untuk sektor Industri pengolahan, terjadi perlambatan pertumbuhan yang cukup dalam dari 14,45% (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 5,54% (yoy).

“Sedangkan sektor perdagangan mencatatkan peningkatan pertumbuhan lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 10,75% (yoy). Peningkatan kredit tersebut terkonfirmasi oleh Survei Penjualan Eceran (SPE) dimana Indeks Riil Penjualan Eceran (IRPE) menunjukkan peningkatan baik secara bulanan maupun tahunan pada Oktober 2015.”ungkapnya. (TrishnO)

About the author

Related

JOIN THE DISCUSSION