portaltiga.com
Politika

Pengamat: Kasus Setnov Tak Pengaruhi Elektabilitas Partai Golkar

Portaltiga.com – Sikap Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov) yang mangkir ketiga kalinya dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dinilai tidak terlalu berpengaruh besar terhadap elektabilitas partai dengan lambang Pohon Beringin itu.

“Golkar itu partai mapan dan tidak tergantung pada individu. Partai yang sudah teruji dalam berbagai ujian dan konflik. Jadi tidak terlalu berpengaruh dengan kasus yang menimpa ketua umumnya,” kata Surokim Abdussalam, pengamat politik dari Universitas Trunojoyo kepada portaltiga.com, Kamis (16/11/2017).

Menurutnya, pemilih Golkar lebih banyak melihat karena afiliasi di level bawah, tidak terlalu bergantung pada patron ke atas. Pemilih golkar lebih mendasarkan pada tokoh bawah.

“Golkar juga punya mekanisme mapan jika ketua umum terlibat kasus hukum. Jadi, saya meyakini mangkirnya Setnov ketiga kalinya dari pemeriksaan KPK tidak berpengaruh terhadap elektabilitas Golkar,” ujarnya.

Justru, lanjutnya, dalam berbagai peristiwa prahara Golkar, malah bisa menaikkan elektabilitas partai. Semakin banyak peristiwa yang menerpa partai golkar perolehan suara partai golkar malah naik. “Itu yang mengherankan,” cetusnya.

Sejauh ini, Surokim menyebut Golkar termasuk tahan banting dalam urusan konflik dan kasus hukum. Partai modern sudah tidak bergantung pada aktor dan tokoh tertentu. Banyak tokoh dan faksi yang membuat Golkar sebenarnya menjadi partai modern yang setara dalam ketokohan.

“Di Golkar banyak tokoh dan Golkar tidak akan terlalu bergantung dan kehilangan jika ketua umum kena masalah hukum. Bahkan diluar Jawa, Golkar sangat tergantung pada patron tokoh lokal setempat. Seprahara apapun partai di tingkat pusat akan sulit berpengaruh terhadap elektabilitas partai golkar ditingkat lokal,” paparnya.

Karena itu, sulit mengatakan jika prahara ketua umum DPP partai Golkatdi akan mempengaruhi elektabilitas Golkar.

“Karena menurut penilaian saya, Golkar sebagai partai modern yang tidak tergantung figur di pusat. Persis saat menimpa Akbar Tanjung, malah perolehan suara Golkar naik,” tandasnya. (bmw/abi)

Related posts

PKS Gelar Rakerda Bahas Pemenangan Gus Ipul-Puti

admin

Kagum Kecerdasan Emil Dardak, Generasi Milenial Bojonegoro Dukung Jadi Wagub Jatim

admin

Dukungan Jokowi Dinilai Akan Dongkrak Gus Ipul-Puti Guntur

admin