Pemkab Gresik Luncurkan Mall Pelayanan Publik

Portaltiga.com – Bupati Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Mohammad Qosim beserta segenap anggota Forkopimda Gresik melakukan Soft Launching Mall Pelayanan Publik (MPP) Gresik, Jumat (15/11/2019).

Gedung MPP yang berlantai tiga ini terletak dalam satu komplek di Kantor Bupati Gresik, tepatnya ada di sebelah Timur dan bersisian dengan Gedung Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian Gresik.

Sambari mengatakan soft launching ini merupakan uji coba dari operasional Mall Pelayanan Publik. Selama uji coba akan menginventarisir seluruh kekurangan kekurangan yang ada, mulai dari sarana dan prasarana maupun penataan serta servis layanan.

“Saya merasa gedung ini kurang dingin dan penataan yang kurang pas. Juga perlu beberapa instansi lagi yang harus masuk gedung ini untuk mendukung pelayanan perijinan satu pintu. Selama masa uji coba ini saya atau Pak Qosim akan mendatangi Gedung MPP ini untuk memantau, sekaligus mennggali masukan-masukan dari pengunjung,” kata Sambari yang didampingi Qosim.

Sambari juga berharap dengan adanya Gedung MPP ini sudah tidak adalagi keluhan mengurus perijinan sulit, mahal, lama dan berbelit. Selama persyaratan lengkap, perijinan bisa ditunggu bisa jadi sehari.

“Bagi saya kalau sampai menunggu besok atau lusa, saya anggap terlambat. Untuk itu saya minta kepada semua operator agar tidak memberikan tanda terima sebelum persyaratan lengkap. Kalau sedah lengkap langsung diproses,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu satu Pintu (DPMPTSP) Mulyanto mengatakan bahwa selain untuk percepatan peningkatan pelayanan publik, MPP ini mendekatkan pelayanan kepada masyarakat guna memenuhi harapan masyarakat.

Menurut Mulyanto, ada 14 Instansi dengan 19 counter front office. Ada DPMPTSP, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kementrian Agama, Kantor Pertanahan, Polres, BPPKAD, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, PUTR, Dinas Tenaga Kerja, Bank Jatim, BPJS, Dinas LH,

“Ada 115 izin yang kami layani di counter office DPMPTSP. Melalui OSS 82 82 perizinan Usaha, 17 Perizinan komersial dan 3 izin komitmen yaitu Lokasi, lingkungan dan SLF. Sedangkan 13 pelayanan kategori non perizinan non OSS,” jelas Mulyanto.

Mulyanto menambahkan capaian keberhasilan selama ini bisa dikatakan Gresik peringakat pertama realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) se jawa Timur tahun 2018 (LKPM), sedangkan realisasi investasi PMDN berada di peringkat dua. Penerbitan izin juga mengalami peningkatan dari 8178 di tahun 2017 meningkat 10.179 ditahun 2018.

“Target investasi juga terlampaui. Sesuai RPJMD target Tahun 2017 Rp 31,45 triliaun teralisasi Rp 42,34 triliun. Sedangkan tahun 2018 terealisasi Rp 48,34 triliun dari target Rp 35,45 triliun,” jelas Mulyanto. (tbk/abi)

Foto: Bupati Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Mohammad Qosim beserta segenap anggota Forkopimda Gresik melakukan Soft Launching Mall Pelayanan Publik (MPP) Gresik.

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »