portaltiga.com
Intermezzo

Paksa Ketua Tk II Dukungan Untuknya, Sekretaris DPD Partai Golkar TK I Arogan

Portaltiga.com: Sekretaris DPD Partai Golkar Tingkat I Gesang Budiarso kembali menunjukkan ambisinya untuk menduduki Ketua DPD Partai Golkar Jatim. Setelah berhasil memecat para senior Partai Golkar yang menjadi sandungannya untuk maju dalam Musda Partai Golkar, pria yang dikenal sebagai pegawainya ARB (Aburizal Bakrie/ketum Partai Golkar) ini memaksa sebagian besar Ketua DPD Partai Golkar tingkat II untuk secara terang-terangan membuat surat pernyataan dukungan untuk dirinya dalam pemilihan Ketua DPD Partai Golkar tk 1 dalam Musda mendatang.

Sumber resmi di Partai Golkar yang menolak namanya disebutkan mengatakan jika para Ketua DPD II se-Jatim dipaksa untuk mendukung Gesang dengan membuat surat pernyataan dukungan dalam Musda Golkar Jatim mendatang. Padahal disatu sisi banyak dari rata-rata mereka menolak. Tapi karena uang, merekapun mencoba mengatakan menerima.

“Bahkan sempat ada guyonan mualaf kok mengalahkan penduduk asli. Apalagi banyak dari pengurus DPP yang menyetujui proses PAW tersebut. Bahkan Ketua SOKSI Jatim, Rendra Krisna mengaku hal itu merupakan kebijakan pribadi Gesang tanpa melalui rapat pleno secara resmi sesuai dengan AD/ART partai, dimana jika semua keputusan yang dibuat apalagi mencopot jabatan seseorang harus melalui mekanisme rapat pleno harian,”tagasnya dengan nada intonasi tinggi, Selasa (16/2). Sedangkan Gesang sendiri, hingga berita ini diturunkan ketika dikonfirmasi melalui ponselnya tidak menjawab meski dalam kondisi aktif.

Sementara itu, terpisah Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham diam-diam mendukung Gatot Sudjito untuk duduk sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jatim. Buktinya saat dikonfimasi melalui telepon genggamnya, Idrus secara terang-terang mendukung Gatot dalam Musda Golkar mendatang. “Alasan saya mendukung GS (panggilan akrab Gatot Sudjito) karena yang bersangkutan memiliki track record cukup baik. Baik saat duduk di ormas, organisasi sayap golkar. Maupun Golkar. Apalagi saya melihar yang bersangkutan mampu menjadi figur bisa menyatukan dua kubu yang masih berseteru. Selain saya anggap mampu melakukan konsolidasi dan rekonsiliasi yang akan membuat Partai Golkar semakin besar. Apalagi yang bersangkutan memiliki pengalaman yang cukup banyak,”sementara itu.
(Yudhie)