Mia Khalifa Bintang Film ‘Panas’ Pensiun, Ini Alasannya

Portaltiga.com – Bintang film dewasa Mia Khalifa memutuskan untuk pensiun dari karirnya sebagai aktor dalam film ‘panas’ setelah mendapatkan berbagai ancaman.

Sang bintang pun mengungkapkan alasannya berhenti dari industri film dewasa. Salah satunya adalah karena adanya ancaman dari organisasi garis keras ISIS.

Mia, perempuan berdarah Lebanon itu mengaku, alasannya pensiun ditenggarai oleh ancaman pembunuhan dari ISIS.

Ia pindah ke Amerika Serikat bersama kedua orangtuanya saat baru berusia 10 tahun dan kini menetap di Miami, Florida.

Mia menjadi bintang terkenal melalui situs dewasa PornHub, namun kemudian mendapat kecaman keras dari banyak warga Timur Tengah karena dianggap menjadi aib.

Sarjana sejarah itu mengatakan, tahun lalu ia mulai mendapatkan ancaman pembunuhan dari ISIS.

Khawatir, Mia akhirnya memutuskan berhenti dari industri film “panas”.

Setelah berhenti dari pekerjaan lamanya, Mia kini menjadi pembawa acara olahraga.

“Semuanya mulai tak terkendali saat ancaman pembunuhan dari ISIS datang,” ujar perempuan berusia 25 tahun itu kepada harian Daily Star.

“Di saat saya mulai terkenal, saat itu juga saya mulai mendapatkan ancaman,” tambah Mia.

Selain menjadi host acara olahraga, Mia kini fokus memantapkan kemampuannya dalam memasak dan berencana untuk menulis buku.

“Saya sangat suka memasak. Saya sudah memasak setidaknya sejak saya bisa berjalan,” ujar Mia.

“Saya kini juga tengah dalam proses untuk menulis buku, yang menjabarkan kehidupan saya lewat resep masakan,” lanjut dia.

Bagi Anda yang berusia 17 tahun ke atas, sosok Mia mungkin tak asing lagi.

Di balik keseksiannya, kecantikannya, ada banyak cerita tentang sosok Mia yang kini bermukim di Amerika Serikat.

Cerita tersebut, antara lain soal agama dipeluk Mia.

Mayoritas orang Lebanon memeluk Islam dan Kristen.

Berdasarkan data dari CIA World Factbook pada tahun 2014 memperkirakan penduduk Muslim di Lebanon mencapai 54 persen (27 persen Syiah, 27 persen Sunni), Kristen 40.5 persen (meliputi 21 persen Katolik Maronit, 8 persen Ortodoks Yunani, 5 persen Katolik Melkit, 1 persen Protestantisme di Lebanon, 5.5 persen Kristen lainnya).

Awalnya Mia seaagama dengan kedua orangtuanya serta keluarga besarnya di Lebanon.

Namun, saat memutuskan menjadi bintang film panas, wanita kelahiran Beirut, 10 Februari 1993 tersebut, juga pindah agama menjadi Kristen.

Keputusannya tersebut kemudian ditentang keras keluarganya, bahkan Mia kini dikabarkan tak akur dengan kedua orangtuanya sehingga lebih memilih tinggal di Miami dan Texas, Amerika Serikat.

Keluarganya pun kian marah dan bahkan sebagian besar umat Islam di dunia, ketika dia berani untuk tampil berkerudung saat pembuatan content dewasa.

Akan tetapi, Mia punya dalih atas keberaniannya tersebut.

Kepada surat kabar ternama The Washington Post, kata dia, harusnya bukan dirinya yang harus dipersoalkan, melainkan hak-hak perempuan di Lebanon yang justru memprihatinkan.

“Apa yang saya membual kalau negara (Lebanon) yang paling kebarat-baratan di Timur Tengah, sekarang saya lihat sebagai (negara) kuno dan tertindas,” kata dia.

Dia mengatakan dalam video dewasa dimana dirinya berkerudung sebenarnya merupakan sindirian bahwa ‘ada film-film Hollywood yang menggambarkan Muslim dengan cara yang jauh lebih buruk’.

Dampak dari video produksi Bang Bros tersebut, seorang kritikus malah mem-posting dengan gambar hasil suntingan dimana kepala Mia dipenggal oleh kelompok ISIS.

Kini, Mia berusaha meredam berbagai kontroversi seputar dirinya dengan cara pensiun dari bintang film dewasa.

Apa aktivitasnya sekarang saat tobat?

Mia juga ternyata fokus ke dunia olahraga.

Ternyata dia menjadi pendukung empat klub olahraga ternama di Washington, Amerika Serikat, yakni klub NBA Washington Wizards, klub NHL Washington Capitals, klub NFL Washington Redskins, dan klub MLB Washington Nationals. (tnc/tea)

JOIN THE DISCUSSION