Menteri Pertanian Antisipasi Harga Bawang Yang Anjlok di Brebes

Portaltiga.com – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengantisipasi anjloknya harga bawang merah kualitas standar di Brebes hingga berada pada angka Rp. 4.000/kg.

Salah satu cara yang dirasa efektif untuk mengurangi anjloknya harga bawang merah, pihaknya saat ini sedang bekerja sama dengan Bulog untuk mengatasi harga bawang merah yang anjlok. Selain itu, Amran juga menghubungi Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, untuk membahas masalah tersebut.

“Ini Brebes baru protes. Ini tidak boleh dibiarkan sudah ada Bulog untuk sinergi. Ada Menteri BUMN saya hubungi dan Menteri Perdagangan kita langsung tolong petani karena perintah Bapak Presiden menteri harus selalu hadir menyelesaikan masalah petani,” ucap Amran di Jakarta, Rabu (3/1/2017).

Lebih lanjut memaparkan bahwa pihaknya telah sepakat dengan Bulog untuk menyerap bawang merah di Brebes dengan harga beli sebesar Rp 15.000/kg. Namun, untuk waktunya dirinya belum bisa mengatakan karena rapat terkait hal tersebut baru dilakukan.

“Nanti Insya Allah Bulog beli. Saya konsultasi dibeli sesuai kesepakatan Rp 15.000/kg. Ya kita kan baru rakor nanti (waktu penerapan) hasilnya didiskusikan dengan Bulog,” sambungnya.

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Andrianto Wahyu Adi menjelaskan bahwa pihaknya siap membeli bawang merah tersebut dengan harga Rp 15.000/kg. Walaupun menurutnya hal tersebut berisiko karena kondisi bawang yang mudah terpengaruh.

“Bawang kami juga beli dengan harga komersial. Tapi bawang itu muternya cepat. Kalau kami beli, engak bisa kami jual, terpaksa kami buang. Jadi kami nggak ingin itu terjadi. Kami harus balancing lah,” tuturnya.

Mengamini ucapan Amran, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan Agung Hendriadi juga mengatakan mencoba berbagai hal untuk menyelesaikan masalah tersebut. Misalnya dengan membeli bawang merah dengan harga Rp 15.000/kg.

“Kita coba selesaikan sekarang. Kementan beli juga Rp 15 ribu/kg. Pemerintah daerah juga diwajibkan membeli 2 kg (bawang merah) untuk membantu petani,” tutupnya. (dtc/tea)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION