Umum

Menelusuri ‘Dugaan’ Limbah Industri Dibuang Menggunakan Jasa Sedot WC

Portaltiga.com-Pertama kali menapaki Dusun Tanjung Krajan, Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik-Jawa Timur, terlihat rumah penduduk yang berderet rapih dan tertata. Namun jika kita melangkah lebih kedalam lagi dusun tersebut, maka pemandangan yang didapat ialah, sejumlah truck-truck pengangkut jasa sedot tinja atau limbah rumah tangga di setiap depan rumah. Berbekal informasi (meski belum A1), portaltiga.com mencoba menelusuri dusun Tanjung Krajan-Kedamean, Gresik yang di duga truck-truck tangki sedot wc telah disalah gunakan menjadi tangki pembuang limbah industri, yang disinyalir limbah Petrokimia-Gresik. Sangat susah memang memastikan bahwa limbah yang dibuang oleh pengusaha jasa sedot wc di Dusun Tanjung Krajan adalah limbah industri buangan dari Petrokimia. Pasalnya, dari sejumlah warga dan pengusaha jasa sedot wc yang ditemukan dilapangan, tak satupun mengakui, bahwa limbah tersebut limbah industri. l Truk tangki disini murni untuk sedot wc, bukan yang lain mas. Ini memang sudah usaha warga disini turun-temurun.ujar salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, kepada portaltiga.com, di Dusun Tanjung Krajan, Desa Tanjung, Rabu (25/01/17). Dari fisik memang truk tangki benar-benar dituliskan jasa sedot wc dan selalu diparkir di depan rumah warga, yang hampir 90% usahanya memang jasa sedot wc. Namun, jika menengok lebih kedalam dusun tersebut ternyata ada sebuah areal kebun jagung dan sawah, dimana diujung sawah tersebut dibuat aliran sebagai tempat pembuangan akhir limbah kotoran manusia dari wc rumah warga. Saat portaltiga.com melihat langsung pembuangan limbah tersebut, anehnya limbah kotoran manusia berwarna hitam pekat dan tidak menimbulkan bau (portaltiga.com memang belum konfirmasi kepada ahli lingkungan soal warna limbah manusia,Red). Hanya saja, cairan-cairan hitam dari truk tangki penyedot wc dibuang langsung begitu saja ke parit sawah yang hanya diberi tanggul tanah, agar tak luber ke areal persawahan warga. Ironis memang, persawahan di Dusun Tanjung Krajan Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik tersebut, terancam rusak akibat degradasi tumpahan cairan limbah manusia yang di duga adalah limbah industri Petrokimia. Meski sejumlah nara sumber yang ditemui di lokasi membantah jika limbah yang dibuang disawah adalah limbah kotoran manusia bukan limbah industri, namun kami tidak percaya begitu saja. Portaltiga.com kembali mewawancarai nara sumber soal limbah dan jasa sedot wc. Ketua Paguyuban Jasa Sedot WC Desa Tanjung, Kedamean-Gresik, Sutoyo, mengatakan, diwilayahnya memang penduduknya rata-rata pengusaha jasa sedot wc, hal ini sudah berlangsung turun temurun dari dulu. Benar mas, mayoritas penduduk sini memiliki usaha jasa sedot tinja atau wc, tapi yang pasti bukan limbah industri dari Petrokimia yang seperti Mas tanyakan ke kami.ujarnya, di kediaman Sutoyo di Desa Tanjung, Rabu (25/01/17). Sementara Koordinator Jasa Sedot WC Desa Tanjung, Soleh, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whats app, mengatakan, dirinya tidak mengetahui berapa jumlah anggota Paguyuban Jasa Sedot WC di wilayahnya, dan ketika ditanya kembali anggotanya apa ada sekitar 150an, kembali Soleh menjawab di WA Saya tidak tahu Mas. Disisi lain Kepala Desa Tanjung, Dwikora, ketika ditemui di Balai Desa Tanjung untuk mengkonfirmasi keberadaan limbah industri yang dibuang di wilayahnya, menjelaskan, bahwa tidak ada sama sekali limbah industri yang dibuang melalui mobil tangki jasa sedot wc di Dusun Tanjung. Tidak ada Mas limbah industri itu, yang pasti semuanya yang dibuang adalah limbah kotoran manusia. Kamu jangan yang nggak-nggak ya mencari isu dan hat-hati kamu menyebut limbah Petrokimia yang dibuang di Kedamean-Gresik ini, ini tidak ada sama sekali.ungkapnya. (Trish)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait