Mantan Kapolda Jatim Ini Digadang Maju Pilwali Surabaya

Portaltiga.com – Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya memang masih 2020 mendatang. Namun ternyata beberapa nama tokoh sudah digadang menggantikan Tri Rismaharini. Cukup mengejutkan adalah salah satu mantan Kapolda Jatim.

Antusiasme masyarakat ini terungkap saat Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur Renville Antonio berkeliling konsolidasi untuk persiapan Pemilu Legislatif 2019.

Saat bertatap muka dengan warga dan simpatisan Demokrat di tiap kecamatan, sudah banyak yang mengajak diskusi soal Pilwali Surabaya.

“Saya juga tidak menyangka, antusiasme masyarakat Surabaya terhadap Pilwali cukup tinggi, dan sudah ada beberapa nama yang mereka sebut,” kata Renville, Selasa (2/10/2018).

Dari sekian nama yang muncul itu, ada nama yang selama ini tidak banyak orang mengira. Yaitu nama Irjen Pol Machfud Arifin, mantan Kapolda Jawa Timur yang baru saja pensiun.

“Suara dari bawah, ternyata banyak yang menyebut nama Pak Machfud Arifin, mantan Kapolda Jawa Timur,” ungkap Renville yang pernah menjadi Sekretaris tim Pemenangan Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim lalu.

Nama-nama lain yang juga sudah beredar di tengah masyarakat, kata Renville adalah nama yang memang sudah sering muncul di media. Seperti Armudji (Ketua DPRD Surabaya), Wisnu Sakti Buana (Wakil Walikota Surabaya), Fandi Utomo (PKB) dan Eri Cahyadi (Kepala Bappeko).

Kemudian ada dari kader Partai Demokrat yakni Nurwiyatno, mantan Pj Walikota Surabaya yang juga caleg DPRD Jatim dapil Surabaya. “Menurut kami Pilwali Surabaya ini menjadi menarik, karena sejauh ini belum ada tokoh yang menonjol sekelas Bu Risma,” kata Renville.

Soal munculnya nama Machfud Arifin, Renville mengaku ini adalah hal yang baru. Dirinya akan segera lapor kepada Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo. “Bagi kami, munculnya nama Pak Machfud Arifin ini menarik, karena beliau selama ini non parpol, tapi namanya sudah dikenal di bawah,” terangnya.

Ditambahkan Renville, Pilwali Kota Surabaya ini sangat penting bagi Partai Demokrat. Untuk itu, di masa waktu kurang dari 1,5 tahun pelaksanaan Pilwali Surabaya tahun 2020, akan terus di update perkembangannya.

“Hasil penjajakan suara di bawah itu akan kita sampaikan kepada Ketua kami (Pakde Karwo), bisa saja setelah itu kami akan mengajak DPC PD Kota Surabaya komunikasi ke semua kandidat di Pilwali Surabaya, termasuk ke Pak Machfud,” pungkas Renville. (abd/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION