Mahud MD Dinilai Layak Maju Pilgub Jatim 2018

Portaltiga.com – Secara mengejutkan nama Mahfud MD dan Yenny Wahid yang sebelumnya tidak pernah dikaitkan dengan poros tengah justru dianggap publik layak untuk menjadi bakal calon gubernur dalam Pilgub Jatim 2018.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Surabaya Survey Centre(SSC), Mahfud MD menduduki posisi pertama dengan capaian 18,3 persen. Sementara Yenny Wahid berada di posisi ketiga dengan 11.9 persen.

Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti yang selama ini santer disebut dekat dengan poros tengah, pada hasil survei tersebut berada di posisi kedua. La Nyalla berada di posisi tersebut dengan raihan 15,4 persen.

Di sisi lain, Achsanul Kosasih dan Moeklas Sidik yang juga beberapa kali masuk radar sebagai bakal jago dari poros tengah secara berurutan berada di posisi 10 dan 11 dengan capaian 2 dan 0,5 persen.

Untuk posisi bakal calon wakil gubernur, Anang Hermansyah memuncaki pilihan publik dengan 19,4 persen. Disusul kemudian oleh Yenny Wahid di posisi kedua dengan 11,6 persen. Di posisi ketiga, Ketua DPW PAN Jatim Masfuk mendapatkan 10 persen. Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad yang sebelumnya juga disebut bakal menjadi calon wakil gubernur dari poros tengah berada di posisi keempat dan mendapatkan 9,6 persen vote dari responden.

Pada survei dengan simulasi paslon bacagub-bacawagub poros tengah, 18,6 persen responden menganggap pasangan Mahfud MD-Anang Hermansyah merupakan pasangan ideal. Di urutan kedua, pasangan Mahfud MD-Yenny Wahid menurut 17,5 persen responden adalah pasangan ideal 15,4 persen responden lainnya, melihat pasangan La Nyalla-Anang Hermansyah bisa menjadi paslon ideal. Sementara, 26 serta 22,5 persen lainnya secara berurutan menginginkan paslon dengan nama yang berbeda dan memilih untuk tidak menjawab atau menjawab tidak tahu.

Sosok Machfud MD, dipandang oleh peneliti senior SSC Surokim Abdussalam sebagai representasi NU. Identitas Mahfud yang juga sebagai tokoh asal Pulau Madura, secara otomatis menjadikan mantan Ketua MK tersebut sudah pasti mampu merepresentasikan Jawa Timur.

“Selain itu, beliau juga tokoh nasional. Sangat capable di bidang kepakarannya. Selama memimpin MK sebagai Lembaga Negara, Beliau juga dianggap sukses dan reputasinya juga belum ternoda. Jadi, layak kiranya apabila Beliau diberikan kesempatan untuk memimpin Jawa Timur. Logikanya begini, apabila memimpin lembaga negara saja amanah, maka pasti dalam memimpin Jawa Timur kelak jauh lebih amanah,” kata Rokim di sela-sela rilis hasil survei SSC di Hotel Yello Surabaya, Rabu (13/12/2017).

Namun, pria yang juga Dekan Fisib Universitas Trunojoyo Madura tersebut memandang proses pencaguban Mahfud MD akan mendapatkan sedikit kendala. “Kendalanya adalah apakah beliau mau atau tidak. Jika mau, maka menurut saya pantas untuk diberi kesempatan. Beliau saat ini sedang populer dan berada dalam posisi bagus dalam soal reputasi. Itu modal yang kuat untuk menarik perhatian publik,” jelasnya.

“Sejujurnya, beliau juga paket lengkap loh. Baik dari sisi reputasi, kompetensi, popularitas, dan juga cultural ini semua dimiliki oleh Beliau. Tinggal sekarang bagaimana partai-partai inisiator poros tengah memandang hal tersebut,” tegas Surokim. (abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION