Mahasiswa ITS, Ciptakan Ekstrak Seledri Jepang Turunkan Kolesterol Daging Ayam

Portaltiga.com-Melihat banyaknya penderita stroke dan kolesterol di Indonesia, membuat Kholilah Nur Hidayah, mahasiswa jurusan Biologi FMIPA Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, bersama tim bertekad untuk membuat cara pencegahannya.

Yakni dengan memberikan ekstrak seledri Jepang atau yang biasa dikenal dengan nama Ashitaba terhadap ayam broiler. Hasilnya, ekstrak tersebut mampu menurunkan kadar kolesterol pada daging ayam hingga 30 persen.

Selain Kholilah, tim berjumlah empat orang ini antara lain beranggotakan Raden Yuvita Rakhman, Faishal Aliwardana, dan Lintang Pertiwi. Menurut Kholilah, timnya memilih daging ayam sebagai objek penelitian karena paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Daging ayam yang tersebar di pasaran mayoritas berasal dari daging ayam broiler atau ayam ras pedaging dengan kadar kolesterol yang sangat tinggi. “Kami mencekoki ayam-ayam tersebut dengan ekstrak Ashitaba yang sudah kami olah,”ujarnya, kepada wartawan, di ITS, Jumat (2/04/16).

Ia menjelaskan, ekstrak yang berasal dari daun tumbuhan dengan nama ilmiah Angelika keiskei itu diolah melalui proses evaporasi. Sebanyak 60 ekor ayam digunakan untuk percobaannya dengan perlakuan yang berbeda setiap 15 ekornya.

Perlakuan tersebut dibedakan berdasarkan konsentrasi Ashitaba yang diberikan kepada ayam, yaitu nol persen, lima persen, 7,5 persen, dan 10 persen. Dari percobaan yang berlangsung selama sebulan tersebut, didapatkan bahwa konsentrasi 10 persen yang berhasil menurunkan kadar kolesterol paling tinggi, yaitu sebesar 30 persen.

“Selain menurunkan kadar kolesterol, ekstrak Ashitaba juga dapat menaikkan berat badan ayam. Dengan masa panen yang sama antara ayam broiler yang diberi ekstrak dan tanpa ekstrak ashitaba, ayam dengan perlakuan ashitaba memiliki bobot yang lebih besar,”kata mahasiswa angkatan 2012 ini.

Kholilah mengaku, ide tentang ekstrak Ashitaba tersebut mereka dapatkan ketika tim sedang melakukan studi ekskursi ke Pulau Bali. Kala itu mereka mengunjungi salah satu lokasi wisata yang terdapat banyak tanaman herbal. “Di situlah kami mengetahui tentang Angelika keiskei untuk menurunkan kadar kolesterol,” ungkapnya. (Trish)

JOIN THE DISCUSSION