portaltiga.com
Advetorial

Lucky Draw Kustomfest 2017 “Meluncur” ke Pati

Portaltiga.com – Jangan mengaku sebagai jamaah kustom yang kekinian apabila melewatkan acara Kustomfest 2017.

Digelar selama dua hari di Jogja Expo Center (JEC), Kustomfest merupakan acara motor kustom tahunan yang menjadi barometer seni modifikasi di dunia otomotif.

Digagas oleh Lulut Wahyudi sang empunya Retro Classic Cycles Yogyakarta, Kustomfest selalu berhasil menyedot animo builder lokal, internasional dan masyarakat pecinta automotif Indonesia.
Mengkolaborasikan seni, budaya, tradisi asli dan urban kota Yogyakarta dengan acara kontes modifikasi  otomotif memberikan suguhan tanpa batas kepada peserta dan pengunjung yang hadir.

Di tahun ini, Kustomfesy 2017 mengangkat tagline “No Boundaries”. “No Boundaries dipilih sebagai tagline karena tidak ada batasan dalam berkreasi bagi seorang builder, itulah mengapa kami usung tagline tersebut dalam Kustomfest kali ini,” kata,” Lulut dalam jumpa pers pada Jumat 6 Oktober 2017 lalu.

Cukup membayar tiket dengan harga Ro50.000, pengunjung bisa terpuaskan secara lahir dan batin. Pengunjung bisa menyaksikan berbagai kendaraan baik roda 2 dan roda 4 hasil kreasi builder lokal yang dipajang dan mengikuti lomba.

Pengunjung dapat ngobrol dan bertukar pikiran dengan para builder lokal dan internasional yang didatangkan oleh pihak penyelenggara.

Acara semakin semarak dan ramai saat Edane, Gugun Blues Shelter, The Hydrant yang mengguncang Kustomfest 2017 No Boundaries selama dua hari secara bergantian.

Seperti biasanya di tiap tahunnya di Kustomfest, hadiah bukan hanya diberikan kepada peserta yang memajang dan berkompetisi. Di sini pengunjung juga akan ikut harap-harap cemas karena Retro Classic Cycles akan membagikan lucky draw kepada pengunjung yang nomer tiketnya terpilih dalam undian.
Di tahun keenam ini, lucky draw dari Kustomfest 2017 No Boundaries adalah satu unit motor Harley Trike Custom, motor ini dinama kan “Ojo Dumeh” oleh Lulut Wahyudi sebagai builder.

Dilansir di akun IG pribadinya lulut menamai Ojo Dumeh yang artinya jangan merasa paling, jangan mentang-mentang, dengan harapan sebagai pengingat kita kalau dunia itu berputar, tidak kekal kadang putaran nasib ada di atas, kadang ada di bawah.

Malam itu, pemuda asal kota Pati bernama Arga berhasil membawa pulang lucky draw. Tertarik hadir dan memenangkan lucky draw selanjutnya? Hadir di Kustomfest 2018, Gak nyesel deh!! (doy/abi)

Related posts

Kustomfest 2018 Jogja Hadirkan Pesawat Terbang Kustom Pertama Indonesia

admin