Lombok Belum Pulih, Ini Data Jumlah Korban Gempa Lombok Terbaru

Portaltiga.com – Belum selesai penanganan bencana di Lombok, Indonesia kembali diguncang gempa disertai tsunami yang melanda daerah Sulawesi Tengah, tepatnya di Donggala, Palu dan Sigi.

Penanganan bencana di Lombok, hingga hari ini terus dilakukan. Hingga hari ini, tercatat 564 orang telah meninggal dunia dalam peristiwa gempa Lombok.

Posko penanggulangan Darurat Bencana (PDB) Provinsi NTB merilis detail jumlah korban akibat gempa Lombok. Ini daftarnya.

Korban meninggal

a. Kabupaten Lombok Utara : 467 orang

b. Kabupaten Lombok Barat : 44 orang

c. Kabupaten Lombok Timur : 31 orang

d. Kabupaten Lombok Tengah : 2 orang

e. Kota Mataram : 9 orang

f. Kabupaten Sumbawa : 6 orang

g. Kabupaten Sumbawa Barat : 5 Orang

Sementara yang luka-luka mencapai 1.584 orang dengan rincian:

a. Kabupaten Lombok Utara : 829 orang

b. Kabupaten Lombok Barat : 399 orang

c. Kabupaten Lombok Timur : 122 orang

d. Kabupaten Lombok Tengah : 3 orang

e. Kota Mataram : 63 orang

f. Kabupaten Sumbawa : 53 orang

g. Kabupaten Sumbawa Barat : 115 Orang

Sementara, berdasarkan data yang diterima dari Posko PDB Provinsi, jumlah orang yang mengungsi mencapai 445.343 dengan rincian:

a. Kabupaten Lombok Utara : 101.735 orang

b. Kabupaten Lombok Barat : 116.453 orang

c. Kabupaten Lombok Timur : 104.060 orang

d. Kabupaten Lombok Tengah : 13.887 orang

e. Kota Mataram : 18.894 orang

f. Kabupaten Sumbawa : 49.188 orang

g. Kabupaten Sumbawa Barat : 41.126 Orang

Sementara rumah rusak sebanyak 149.715 unit, dengan rincian:

– Total siap dibangun kembali 22.073 unit rumah

– Total rumah telah dibongkar 4.679 unit

– Total terverifikasi 124.423 unit rumah

– Total telah di SK kan 95.882 unit rumah

– Total buku telah terbit 17.464 unit rumah

– Total buku tabungan telah berisi saldo 2.623 unit

– Total Pokmas terbentuk 54 TIM

– Rumah Risha 348 KK

– Rumah Non Risha 60 KK.

Sementara, kebutuhan mendesak para pengungsi di Lombok adalah:

– Logistik permakanan (MSS);

– Air bersih, MCK, dan sanitasi;

– Layanan kesehatan dan trauma healing;

– Hunian sementara berupa terpal / tenda (untuk warga yang mengungsi komunal atau mengungsi mandiri di depan rumahnya);

– Selimut;

– Keamanan petugas dan warga;

– Kebutuhan bayi dan balita;

– Tenda terpal untuk fasum dan fasos;

– Tikar;

– Kelambu. (lnc/tea)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION