Headline News

Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Nasional: Sektor Pariwisata Indonesia Lebih Baik

15/11/2017
32 Views

Portaltiga.com – Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Nasional menilai sektor pariwisata Indonesia kini menjadi lebih baik dan mengalami kemajuan. Hampir semua lini pendukung daerah wisata daerah melakukan sertifikasi untuk memenuhi kualifikasi standart MEA.

Hari, Assesor Kompetensi dari lembaga sertifikasi profesi Pariwisata Nasional mengatakan lokasi wisata daerah yang tersebar di seluruh Indonesia semakin mempercantik diri dan melengkapi segala fasilitas pendukung guna menambah kenyamanan para wisatawan yang berkunjung.

“Sekarang sudah banyak lokasi wisata yang sudah melakukan standarisasi serta mengikuti peraturan no. 52 tahun 2012 tentang sertifikasi kompetensi dan sertifikasi usaha dalam bidang pariwisata. Dimana fasilitas penunjang usaha pariwisata mengikuti standart yang telah di tetapkan pemerintah.” ucap Hari, Rabu (15/11/2017).

Hari juga menjelaskan, pihak pengusaha pariwisata juga harus mempekerjakan tenaga kerja bersertifikat dalam bidang pariwisata.

“dan pengusaha pariwisata wajib mempekerjakan tenaga kerja yang telah memiliki sertifikat kompetensi di bidang pariwisata, dan ini sangat baik menurut saya karena ini menandakan sektor pariwisata Indonesia sudah siap mendunia,” Tambah Hari.

Besarnya potensi pemasukan daerah dan tingkat penyerapan tenaga kerja di sektor pendukung pariwisata sangat mungkin terjadi, apalagi kalau dilihat sekarang di beberapa daerah di Jawa Timur banyak lokasi-lokasi wisata baru bermunculan.

“Seandainya saja semua lokasi-lokasi wisata baru yang bermunculan dikelola dengan baik saya yakin bisa membuka peluang usaha dan kerja bagi masyarakat daerah sekitar untuk dapat bekerja sebagai guide, peneglola lokasi wisata, hingga karyawan hotel dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakatnya,” terang Hari.

Hari sangat berharap kedepannya ada wisata minat khusus yang concern pada Caving atau susur Gua, Karena beberapa gua di jawa timur sangat menarik memungkinkan untuk dijadikan obyek wisata baru di jawa timur. (doy/tea)

Leave A Comment