Lapangan Hoki Darmawangsa Dikunci, Tim Puslatda Jatim Keleleran

23/11/2017
323 Views

Portaltiga.com – Tim Hoki Puslatda Jatim keleleran lantaran lapangan hoki di Jalan Dharmawangsa digembok. Pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya belum ada keterangan terkait larangan tersebut.

“Apa yang dilakukan pihak Dispora Surabaya ini sudah terbilang sabotase, karena melarang para atlet berlatih di Lapangan Hoki Darmawangsa,” tegas Manajer Tim Puslatda Hoki Jatim, Didiek Harjanto kepada wartawan di Surabaya, Kamis (23/11/2017).

Didiek berang dengan sikap arogansi Dispora Surabaya. Sebab, lapangan hoki Dharmawangsa ini, bukan milik pribadi. Lapangan hoki dibangun dengan menggunakan dana APBD, yang notabene uang rakyat.

“Ini kan untuk kepentingan orang banyak, bukan hanya Surabaya, tapi lebih luas lagi, yakni Jawa Timur. Masa sekarang lapangan pagarnya digembok, atlet-atlet jadi tidak bisa dipakai dong,” ucapnya.

Sehari sebelumnya, tim Puslatda Hoki Jatim mengalami pengusiran pada Rabu (22/11/2017) kemarin. Larangan berlatih kali ini sangat merugikan tim hoki Puslatda Hoki Jatim. Persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) serta dipromosikan menghadapi PON 2020 Papua, menjadi terganggu.

Bahkan, offisial tim hoki Puslatda Jatim Rabu kemarin sempat bersih tegang dengan salah satu pengelola lapangan. Tim hoki Puslatda Jatim yang sudah terlanjur datang ke lapangan hoki Dharmawangsa, tidak diperbolehkan berlatih.

“Kenapa pihak Dispora Surabaya jadi semakin arogan. Ini kan fasilitas umum yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh orang banyak, bukan melarang sampai seperti ini,” kata Pelatih tim Puslatda Hoki Putri Jatim Suryanto Agung.

Menurutnya, lapangan bertaraf internasional ini bisa lebih jelas kegunaanya jika dimanfaatkan dengan benar. Bukan sebaliknya melarang pihak-pihak yang ingin berlatih.

“Dipakai atau tak dipakainya lapangan tetap akan rusak jika maintenance digunakan sebagai alasan mereka untuk melarang kami memakai lapangan. Apalagi lapangan senilai Rp 20 Miliar ini bergaransi hingga sekitar 5 tahunan, akan lebih bermanfaat jika dipakai,” ujarnya. (bmw/abi)

Leave A Comment