La Nyalla Dicurhati Warga Dan Pedagang Di Pasar Trenggalek

26/07/2017
62 Views

Portaltiga.com – Ketua Umum Kadin Jatim, La Nyalla Mahmud Mattalitti tak pernah berhenti menyapa warga. Dalam setiap kali kunjungan ke daerah, Bakal Calon Gubernur Jatim itu, selalu memanfaatkan untuk dialog dengan warga dan pedagang kecil.

Seperti kunjungan La Nyalla ke Pasar Pon Trenggalek, Rabu (26/7). Di tempat itu, La Nyalla berdialog dengan warga dan pedagang. Tak pelak, momen ini menjadi ajang curhat.

Mayoritas dari mereka mengeluhkan tentang kondisi ekonomi saat ini yang cukup berat, baik karena kenaikan tarif listrik maupun belum bergairahnya ekonomi. “Sekarang garam juga mahal, Pak. Sudah mahal, susah lagi barangnya, tidak ada di pasar,” kata Wati, salah seorang warga.

Warga yang lain, Siti Aminah, mengeluhkan masih sulitnya mencari lapangan pekerjaan. “Anak saya sudah lulus kuliah masih susah cari kerja Pak. Mau bisnis sendiri tidak gampang, modalnya susah,” ujarnya.

La Nyalla tampak dengan telaten melayani curhat warga. Dia menjawab pertanyaan warga dengan menjabarkan apa yang seharusnya dilakukan pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Seperti kami di Kadin Jatim, sudah bertindak konkrit memberdayakan UMKM dan pengusaha-pengusaha muda baru. Kita fasilitasi anak-anak muda berbisnis, tidak hanya mencari lapangan pekerjaan, tapi menciptakan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Hanya saja, skala Kadin tentu terbatas. Seharusnya Pemprov Jatim bisa hadir dan membantu permasalahan warga semacam ini. Ke depan Jatim butuh penguatan ekonomi yang berkeadilan.

“Percuma ekonomi maju, tapi yang menikmati segelintir orang kaya. Maka saya mengusung visi keadilan sosial harga mati untuk Jatim lebih makmur. Kita angkat wong cilik lebih mandiri, bukan cuma memanfaatkan wong cilik saat kampanye saja,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, La Nyalla yang dikenal sebagai pengusaha sukses di berbagai sektor ekonomi ini berkeliling pasar. Dia melihat lapak penjual sembako, buah, dan beragam kebutuhan pokok warga.

“Seperti pasar ini, kan seharusnya direvitalisasi. Pembeli bisa nyaman, pedagang untung karena dagangannya bisa lebih ramai,” ucap mantan Ketua Umum PSSI ini.

La Nyalla pun membeli sejumlah buah lokal seperti jeruk dan sawo. Dia juga membeli camilan ringan. “Saya suka jeruk lokal. Rasa manisnya pas, tidak seperti jeruk impor. Ke depan para petani jeruk ini harus difasilitasi produk turunannya, misal bikin minuman kemasan berbasis koperasi biar keuntungannya bertambah,” ujarnya.(Bmw)

Leave A Comment