Korem 084/BJ Adakan Latihan Menembak Untuk Tingkatkan Kemampuan Prajurit

Portaltiga.com, SURABAYA – Menembak merupakan suatu bentuk kemampuan dasar yang harus dan mutlak dimiliki oleh seorang prajurit TNI AD, sehingga harus selalu dipelihara dan ditingkatkan terus menerus secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kemampuan prajurit, maka Korem 084/BJ melaksanakan latihan menembak senjata ringan yang dilaksanakan secara bersamaan di dua tempat yang berbeda, di lapangan tembak Makorem 084/BJ untuk menembak pistol dan dilapangan tembak “PRAKA MARINIR HANDOYO” Mako Brigif 1 Marinir Gedangan-Sidoarjo untuk menembak senjata laras panjang (FNC).

Latihan ini difokuskan dengan 3 sikap, masing masing tiarap, duduk dan berdiri. Para prajurit mendapatkan 30 butir peluru yang harus ditembakkan dengan jarak 100 meter. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni tanggal 5 dan 6 September 2016.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Latihan Korem 084/BJ Triwulan III TA 2016, bidang latihan dan pembinaan satuan bagi anggota TNI AD, yang diikuti oleh seluruh Prajurit Korem 084/BJ, baik Perwira, Bintara dan Tamtama.

Sebagai Komandan Latihan Mayor Inf Rully Eko  yang kesehariannya menjabat selaku Pasi Lat Ops Rem 084/BJ memberikan pengarahan di depan para peserta yang akan melaksanakan menembak, bahwa pelaksanaan menembak merupakan suatu program latihan dari Komando Atas yang harus dilaksanakan pada program Triwulan III TA. 2016.

“Pada bidang latihan ini kita diberikan kesempatan untuk melaksanakan latihan menembak guna memelihara kemampuan prajurit. Meskipun kita sudah menjadi prajurit kewilayahan tapi kita tetap harus mampu menembak dengan baik,” jelasnya, Selasa (6/9/2016).

Untuk itu, laksanakan kegiatan ini dengan serius jangan asal menembak. Pedomani petunjuk-petunjuk ketentuan dalam latihan standar TNI AD serta jaga faktor keamanan baik personil maupun materiil

“Perhatikan nabitepi seperti nafas bidik tekan picu untuk memperoleh hasil perkenaan yang maksimal. Disamping itu, kita tetap mengukur sejauh mana tingkat kemampuan menembak masing – masing perorangan sebagai bahan evaluasi,” tutur Rully.

Latihan ini diikuti oleh 200 orang personil, terdiri dari Perwira, Bintara dan Tamtama berjalan aman, tertib dan lancar.

JOIN THE DISCUSSION