Konsolidasi Puanhayati Bersama Bakesbangpol Jawa Timur

Portaltiga.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur menghelat kegiatan bertajuk “Peningkatan Peran Ormas/LSM dalam Pembangunan di Jawa Timur” pada Selasa-Rabu, 13-14 Agustus 2019, di Kusuma Agro Resort and Convention Hall, Batu.

Menarik karena target group kegiatan tersebut adalah perempuan Penghayat dari berbagai organisasi yang berhimpun dalam Organisasi Perempuan Penghayat Indonesia (Puanhayati). Tidak kurang dari 120 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur terlibat secara aktif dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan peningkatan peran Ormas ini sekaligus menjadi forum konsultasi dan konsolidasi Puanhayati Jawa Timur. Dian Jennie Tjahjawati, Ketua Puanhayati Pusat, menjelaskan bahwa fasilitas yang diberikan oleh Bakesbangpol Jatim merupakan suatu terobosan penting karena membuktikan pemerintah yang mulai hadir di dalam rangka menjawab ragam masalah yang dihadapi oleh kalangan Penghayat, khususnya kelompok perempuan yang berhimpun di dalam Puanhayati.

Puanhayati sendiri merupakan organisasi yang berskala nasional dan sudah memiliki kepengurusan di 10 Provinsi se-Indonesia. Puanhayati merupakan organisasi payung bagi perempuan Penghayat di seluruh Indonesia, dideklarasikan pada 13 Mei 2017 di Sanggar Sapta Rengga, Yogyakarta.

Dalam sesi pembukaan, Kepala Bakesbangpol Jatim, Drs. Ec. Jonathan Judianto, MMT, menegaskan bahwa pemerintah memang sudah selayaknya hadir karena perempuan Penghayat merupakan salah satu pilar dari pilar-pilar kebangsaan lainnya. “Sebagai pilar dalam berbangsa, perempuan Penghayat bersama dengan segenap elemen bangsa lainnya, memiliki tanggung jawab sama dalam mempertahankan Pancasila dan bhinneka tunggal ika sebagai pondasi kebangsaan Indonesia,” jelasnya dalam sambutan pembukaan acara tersebut.

Di masa yang akan datang, bangsa Indonesia menghadapi tantangan yang jauh lebih berat karena serangan berbagai ideologi yang ingin menghilangkan Pancasila dan NKRI. Dalam konteks tantangan inilah, “perempuan Penghayat memiliki peran sangat penting dalam memupuk kesadaran berbangsa sesuai dengan Pancasila dan motto kebangsaan bhinneka tunggal ika.”

Acara penguatan kapasitas Puanhayati ini berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki konsen pada isu-isu kebangsaan. Hadir sebagai narasumber, Letkol. Inf. Drs. Didi Suryadi, M.AP (Kodam V/Brawijaya) dengan membawakan materi, “Peran Ormas dalam Menghadapi Bahaya Infiltrasi Ideologi Asing Lewat Informasi Digital.”

Hadir pula, Akhol Firdaus, Direktur Institute for Javanese Islam Research (IJIR) IAIN Tulungagung dengan membawakan materi “Peran Ormas Perempuan (Puanhayati) sebagai Pelestari Budaya dan Nilai-Nilai Kearifan Lokal.” (firdaus/abi)

JOIN THE DISCUSSION