Khofifah Tambah RS Rujukan Covid-19, Diapresiasi Politisi Demokrat

Portaltiga.com – Upaya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam menambah rumah sakit rujukan untuk penanganan Covid-19 mendapat apresiasi anggota DPRD Jatim dr Agung Mulyono.

Total sudah ada sebanyak 85 titik rumah sakit rujukan yang siap menangani pasien dengan gejala klinis covid-19. “Kami apresiasi dan mendukung effort tambah rumah sakit rujukan. Ada skala prioritas by data, utamakan Surabaya Raya dan Malang Raya,” kata politisi Partai Demokrat ini, saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2020).

Dengan mengutamakan Surabaya dan Malang, kata Politisi Partai Demokrat ini sehingga tidak sampai terjadi overload. Disamping itu, dr Agung menekankan bahwa yang lebih penting lagi ada tim khusus yang monitoring dan evaluasi (Monev) Rumah Sakit rujukan. “Weekly dan monthly, ya. Sehingga betul-betul optimal dan terukur kinerjanya,” papar anggota Komisi B DPRD Jatim ini.

“Juga ada notulen sehingga akan tercatat progres dan problemnya terhadap Rumah Sakit rujukan,” tambahnya.

BACA JUGA: Dirikan Posko Covid-19, Politisi Demokrat Bagikan Ribuan Sembako Plus Kopi

Pihaknya pun mengaku bangga terhadap kinerja gugus tugas Jatim yg bekerja keras Tidak kenal lelah. “Memang Covid-19 belum selesai tapi saya yakin dengan effort yang iramanya Seperti ini maka akan segera selesai. Dan akan kita rasakan indah pada waktunya,” ungkapnya.

Mengenai PSBB di Surabaya Raya, Sidoarjo dan Gresik, dr Agung mneyebutkan bahwa belum bisa dikatakan gagal. Sebab, batas waktunya masih belum selesai. “Kita tunggu sesuai batas waktunya. Semua pihak mari berperan masing-masing terhadap pencegahan penyebaran Covid-19, di mulai dari yang terkecil diri kita sendiri, dan hari ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menambah 10 rumah sakit yang mengajukan diri untuk menjadi rumah sakit rujukan penanganan covid-19 ini tersebar di banyak daerah di Jawa Timur.

“Per hari ini ada tambahan 10 rumah sakit rujukan. Jadi sekarang totalnya di Jatim ada 85 rumah sakit rujukan. Dari 85 rumah sakit rujukan ini, per hari ini ada 2.499 total ruang isolasi dan ruang observasi di rumah sakit,” jelas Khofifah.

Sebanyak 2.499 ruang isolasi rumah sakit tersebut terinci atas 61 ruang isolasi bertekanan negatif dengan ventilator. Kemudian juga sebanyak 256 ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator, lalu sebanyak 533 ruang isolasi tanpa tekanan negatif, sebanyak 699 ruang pengembangan ruang isolasi tekanan negatif, serta 950 ruang observasi.

“Dengan begitu total bed kita baik yang isolasi, maupun non isolasi di 85 rumah sakit rujukan kita ada sebanyak 13.957 bed,” papar Gubernur Khofifah.

Dengan bertambahkan jumlah rumah sakit rujukan yang juga otomatis bertambah tentunya adalah jumlah tenaga medis yang siap melayani masyarakat yang bergejala covid-19. (abd/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »