portaltiga.com
Advetorial

Keseruan Off Road, Ketangguhan Mesin dan Mistis

Portaltiga.com – Suara mesin menderu. Bunyi knalpot dari mobil berpenggerak empat roda (4WD) terdengar sangat gahar. Apalagi saat melihat tongkrongannya, dengan ban-ban berukuran besar, kesannya sangat gagah.

Seorang mekanik terlihat sibuk ngulik mesinnya. Saking seriusnya ia tidak mengetahui kedatangan Portaltiga.com. “Oh, sori. Lagi asyik, sampai ga tahu kalau ada tamu,” sambut pria itu sambil tersenyum.

Pria itu adalah Nurkholis, mekanik andalan klub off road JRC Bosini. Cak Kholis, sapaan akrabnya, sedang menyiapkan mobil untuk tampil dalam sebuah event di Jember pekan depan.

Kata dia, off road selalu identik dengan ketangguhan jelajah mesin mobil, adu strategi, kerja sama tim dan perlengkapan yang menunjang mobil untuk melewati medan berat.

“Minggu nanti rencananya tim JRC Bosini ini mengikuti kegiatan nasional di Jember. Kami akan menurunkan full team 13 mobil,” katanya saat ditemui di bengkel Auto Base, kawasan Bluru Sidoarjo, Rabu (4/10/2017).

Ia mengakui, gemar dunia jelajah sejak tahun 1995. Namun baru terjun secara total menjadi mekanik off road di tahun 2007. Sudah banyak jenis mobil  penggerak empat roda yang ia tangani agar siap fight di medan berlumpur.

“Dulu macam-macam. Ada Trooper, Toyota Hardtop, dan Ford Range. Sekarang lebih ke mobil-mobil kecil seperti Katana dan Jimny, karena lebih menyesuaikan pada medan tempat bermain yang cenderung sempit dan ekstrem,” tutur dia.

Sudah banyak event-event lokal atau nasional yang diikuti Cak Kholis bersama timnya. Diantaranya di Malang Selatan, Banyuwangi, Ponorogo, Lumajang, dan Blitar. Meskipun kompetisi, tidak menarget harus menang

“Kalau untuk juara, memang jauh dari angan-angan. Terpenting pengalaman dan hobi tersalurkan. Tapi kami pernah dapet piagam sebagai tim terkompak hehehe,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Berbicara pengalaman memang banyak pengalaman seru dan menarik yang didapat dari hobi jelajah yang satu ini. Bahkan ada juga pengalaman mistis yang sempat dialami oleh tim JRC Bosini saat mengikuti event di kota Blitar

“Saat itu ada satu mobil terjebak. Maka win (kaitan penarik) dipasangkan pohon. Saat tim mau membenahi posisi mobil tiba-tiba win bergerak dan menarik sendiri. Itu tidak mungkin bisa, lha wong ngoprasikannya pake remote,” cerita Cak Kholis.

Usai cerita mistik, Cak Kholis membagikan pengalaman, beberapa hal yang biasa dipersiapkan saat menghadapi sebuah event.

“Biasanya kita ada dua persiapan, sebelum atau setelah event. Sebelum event kita melakukan scrut internal untuk menyamakan regulasi panitia meliputi cek mesin, perlengkapan, spare part, roll bar, sabuk pengaman, alat pemadam api. Biasanya untuk mesin dan kaki-kaki untuk tiap medan kita siapkan sedikit berbeda setelannya karena tiap daerah berbeda karakternya,” papar Cak Kholis. (doy/abi)

Related posts

Mobilio Indonesia Geber Event Nasional Akhir Tahun di Bromo

admin

Hamil 8 Bulan, Cewek Ini Taklukan Borobudur Marathon

admin

Hindari Macet, Pak Presiden Lebih Senang Naik Kuntul

admin