Kedai Kopi Moelyo, Tempat Ngopi Asyik Sambil Baca Buku Gratis

Portaltiga.com – Konsep yang diusung kedai kopi Moelyo termasuk unik, Anda bisa ngopi-ngopi dengan membaca buku secara gratis. Bertempat di salah satu ikon kota Surabaya, yakni di Jl Taman Apsari 25 bersebelahan dengan wisata Joko Dolog ini jadi daya tarik tersendiri di kalangan anak muda.

Terdapat perpustakaan mini didesain klasik dengan rak kecil kayu berisikan buku mulai dari Dilan 1990 yang ngepop sampai sastra berat seperti Leo Tolstoy.

“Sebenarnya konsep kedai kopi Moelyo ini tak sengaja, awal dibuat hanya ingin tempat nongkrong cangkruk,” ujar Dodot sang penggagas.

Berdiri sejak tahun 2016, Dodot bersama teman-teman berperan sebagai barista. Promosi pun lewat mulut ke mulut dan media sosial. Bahkan menurut Dodot, kedai Moelyo ini pernah masuk kategori kedai gaul versi Kick Andy

Kedai kopi Moelyo ini gampang ditemui karena posisi di pinggir jalan dan pas buat tempat nongkrong atau jika mau berswafoto pas cocok buat instragram. Dibuka pada sore menjelang maghrib sampai dini hari. Setting malam yang remang-remang dan berbackground lukisan mural di dinding-dindingnya menambah kesan instagramable.

Tidak sekedar kedai kopi saja, Kedai Kopi Moelyo ini sering menggelar acara mulai dari diskusi, pentas musik sampai mendatangkan pembicara top. Kebetulan Jumat malam (6/6/2018) kedai kopi Moelyo ini mendatangkan sastrawan top Jawa Timur F.Azis Manna yang menyabet penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa 2016 dengan buku puisinya Playon.

“Kedai kopi gaul sastra ini masih jarang di Surabaya khususnya, ini bagus untuk menarik kaum muda mencintai buku dan sastra,” celetuk F.Azis Manna disela-sela diskusi buku barunya yang berjudul Dunia Dari Keping ingatan.

Suasana santai dan harga makanan dan minuman terjangkau, segelas es teh jumbo hanya 4 ribu doang tak menguras kantong anak kos. Segmen utama menggaet pasar kawula muda, namun tak menutup kemungkinan untuk umum juga, bahkan ada turis manca negara.

Bahkan ada seorang pengunjung yang suka membaca disana dan menyumbang buku sebagai koleksi. Jika besok malam mingguan anda tidak ada acara monggo mampir bersama kekasih, selingkuhan atau jomblo sekalipun. Disini anda menemukan kebersamaan sambil leyeh-leyeh menikmati kopi dan melupakan masalah. (fey/tea)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION