Kado Ulang Tahun ke-52 Kapolri Jadi Guru Besar

Portaltiga.com – Kapolri Jenderal HM Tito Karnavian mendapatkan kado yang sangat istimewa di hari ulang tahunnya ke-52 hari ini. pasalnya, Kapolri resmi dikukuhkan sebagai guru besar dengan gelar Profesor.

“Betul, beliau memang hari ini bertepatan dengan ulang tahun yang ke-52,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto, Kamis (26/10/2017).

Ya, tepat di Hari Kamis, 26 Oktober 2017 ini Kapolri genap berusia 52 tahun. Dengan dikukuhkannya Tito sebagai guru besar ini, maka titel Kapolri menjadi Profesor Drs. HM Tito Karnavian, MA., Ph.D.

Kapolri dikukuhkan senagai guru besar di bidang Ilmu Kepolisian STIK-PTIK, Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme. Pengukuhan digelar di Audirtorium STIK, Jakarta Selatan. Pengukuhan dilakukan dalam sidang Senat Terbuka dipimpin oleh Gubernur selaku Ketua STIK-PTIK Irjen Pol Dr. Remigius Sigid Tri Harjanto, SH., M.Si.

Sementara pernyataan pengukuhan dilakukan oleh Irjen Pol. Prof. Dr. Iza Fadri, SH., MH., selaku perwakilan guru besar pada senat akademik, yang juga dihadiri oleh Menteri Ristek Dikti Prof. Dr. Mohammad Nasir.

Keputusan Tito Karnavian sebagai Profesor/Guru Besar telah ditandatangani oleh Menristekdikti dalam Surat Keputusan No: 98876/A2.3/KP/2017 tanggal 19 Oktober 2017. Jabatan akademik tertinggi sebagai guru besar ini telah melalui proses yang cukup kama dan juga prosedur yang ditentukan berdasarkan undang-undang.

“Proses administrasi untuk pengusulan jabatan akademik sebagai guru besar ini secara intensif telah dilakukan sejak awal bulan Juli 2017, setelah sebelumnya dilakukan inventarisasi karya-karya akademik dan verifikasi atas kegiatan ilmiah dan karya tulis Tito untuk dijadikan sebagai bagian dari syarat pengurusan jabatan akademik guru besar,” smabung Rikwanto.

Penetapan dosen tidak tetap pada perguruan tinggi yang memiliki kompetensi luar biasa untuk diangkat dalam jabatan akademik profesor berdasarkan usulan dari perguruan tinggi dan rekomendasi dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, sesuai dengan Peraturan Mendikbud Nomor 88 tahun 2013 tentang Pengangkatan Dosen Tidak Tetap dalam Jabatan Akademik pada Perguruan Tinggi Negeri, pada Pasal 2 ayat (1).

Dengan bertambahnya Guru Besar Ilmu Kepolisian di STIK-PTIK, diharapkan semakin menjadikan Ilmu Kepolisian menjadi ilmu terbuka yang mampu memberikan solusi bagi kepentingan keilmuan maupun kepentingan praktis dalam kaitan dengan tugas-tugas kepolisian, yaitu pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman danpelayanan kepada masyarakat.

“Apalagi Profesor Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar untuk studi strategis kajian kontra terorisme, sehingga di harapkan pemikiran-pemikiran beliau nanti dapat diaplikasikan bagi kepentingan bangsa Negara Indonesia, khususnya dalam menghadapi ancaman terorisme,” tambahnya.(dtc/tea)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION