Jatim Krisis Dokter Gigi

Portaltiga.com: Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan Indonesia masih kekurangan tenaga profesional Dokter Gigi, termasuk di dalamnya Provinsi Jatim. Dengan jumlah penduduk sekitar 38 juta jiwa hanya 4100
Dokter Gigi yang terdaftar di Jatim dengan rasio 1 dokter gigi per 10 ribu penduduk. Angka itu sudah sesuai standar namun penyebarannya belum merata.

Mantan Sekdaprov Jatim ini menjelaskan, sebagian besar Dokter Gigi yang ada di Jatim menumpuk di kota-kota besar, seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang dan Jember. Bahkan menurut data yang ada lebih dari 40% Dokter Gigi berada di Surabaya. Selain itu, dari 960 Puskesmas di Jatim masih ada 152 Puskesmas yang belum memiliki Dokter Gigi.
“Padahal menurut Permenkes RI No. 75 Th. 2014 tentang Puskesmas, setiap Puskemas harus memiliki minimal satu orang Dokter Gigi.
Karena jika tidak terpenuhi, maka akan menyulitkan proses akreditasi
Puskesmas,” terangnya.

Dalam implementasinya, lanjutnya, diatur dalam Peraturan Gubernur
(Pergub) Jatim No. 74 Tahun 2015 tentang Perda Prov. Jatim No. 7, dengan melibatkan Dinkes Provinsi, Kab/Kota dan tentunya Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) sebagai institusi penghasil Dokter Gigi.

“Pergub itu merupakan kesepakatan profesi dan regulasi dan bukan hanya sekedar otorisasi. Bahkan PDGI membuat aturan bagi para Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) untuk melakukan pengabdian di daerah-daerah yang belum memiliki Dokter Gigi,” terangnya.(Yudhie)

JOIN THE DISCUSSION