Inilah Kata Gus Ipul Bersama KH. Hasyim Muzadi

16/03/2017
188 Views

Portaltiga.com :Banyak pihak yang berduka atas meninggalnya Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Malang, KH Hasyim Muzadi, Kamis (16/3) pahi tadi. Selama hidupnya, Kiai Hasyim memberi banyak kenangan kepada orang-orang yang pernah dekat dengan dirinya.

Salah satunya adalah Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. Pria yang akrab dipanggil Gus Ipul itu, tak terhitung kenangannya bersama mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu. “Saya kerap bersentuhan dan banyak kenangan kala bersama kiai Hasyim. Kiai Hasyim itu sosok yang sepanjang hidupnya tak henti-henti mengabdi kepada umat,” kata Gus Ipul ketika ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (16/3).

Saat kiai Hasyim menjadi Ketua Umum PBNU, Gus Ipul mengaku sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda ansor. Salah satu yang paling diingat Gus Ipul yakni ketika dia masuk dalam daftar reshuffle kabinet jilid dua pada tahun 2007.

Kala itu, Gus Ipul menjadi Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal pada Kabinet Indonesia Bersatu era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sementara kiai Hasyim menjadi Ketua Umum PBNU. Sebelum perombakan kabinet dilakukan, Gus Ipul bercerita menerima undangan untuk hadir di sebuah pondok pesantren. Dia menyanggupi hadir di acara yang menurut tulisan di kertas undangan, juga akan dihadiri kiai Hasyim.

“Dua hari sebelum acara, reshuffle kabinet diumumkan Presiden, dan saya juga kena,” kenangnya. Ingat undangan pesantren itu, Gus Ipul sempat bingung antara hadir atau tidak. Dia diundang selaku menteri, di sisi lain Presiden SBY mengumumkan dirinya tidak masuk lagi dalam kabinet. “Karena kadung diundang, saya akhirnya tetap hadir,” tuturnya. Meski sudah bukan menteri, Gus Ipul tetap diberi kesempatan oleh panitia untuk memberi sambutan. Setelah dirinya, giliran kiai Hasyim naik ke atas panggung.

“Kiai Hasyim nggojloki saya. Kata beliau, itu (Gus Ipul) meski sambutannya apik, tapi sebenarnya hatinya enggak karu-karuan’,” katanya sembari tertawa. Bagi Gus Ipul, kiai Hasyim adalah tokoh NU yang tiada hentinya mengabdi untuk umat. Tiga hal paling diingat Gus Ipul dari sosok Kiai Hasyim. “Pertama, beliau ulama pejuang. “Selama hidupnya beliau terus-menerus memperjuangkan ekonomi umat dalam gerakan yang nyata,” ucapnya.

Kedua, lanjut Gus Ipul, kiai Hasyim sosok yang konsisten ikut berperan aktif dalam menjaga perdamaian di Indonesia dan dunia. Selain sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden, kiai Hasyim memang kerap terlibat dalam upaya perdamaian dunia salah satu Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP).

“Beliau berusaha menjembatani perdamaian di dunia. Salah satu contoh di Thailand, dan beberapa tempat lainnya. Yang ketiga, kiai Hasyim Muzadi banyak ikut berperan dalam suasana politik untuk menjaga keutuhan Indonesia,” tandas Gus Ipul.

Sebelum meninggal, kesehatan kiai Hasyim menurun sejak beberapa bulan terakhir. Dia beberapa kali harus masuk rumah sakit. Dia meninggal pada Kamis pagi, 16 Maret 2017, sehari setelah dijenguk Presiden Joko Widodo di kediamannya, kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Malang, Jawa Timur. (Bmw)

Leave A Comment