Ini Masa Sulit Potret Sebelum Tenar

26/11/2017
24 Views

Portaltiga.com – Potret merupakan band kenamaan tanah air yang lahir pada era 90-an. Sebelum setenar sekarang, rupanya band yang formasi awalnya hanya tiga orang yakni Melly Goeslaw, Anto Hoed, dan Arie Ayunir ini pernah melewati masa-masa mengkhawatirkan.

Melly mengungkap bila mulanya album debut Potret yang bertajuk SELF TITLEDA kurang mendapat respon baik dari masyarakat. Sehingga produser, almarhum Suwardi Widjaja atau yang akrab disapa Pak Iin oleh artis-artis labelnya, memberi royalti dari kas pribadi.

Bahkan, ketika menyodorkan lagu Terbujuk yang akhirnya menjadi single jagoan, produser malah mengernyitkan dahinya. “Pas zaman dulu kasih lagu Terbujuk ke label, diginiin, ‘Lagu apa ini?’. Eh, tahunya bener lho, nggak laku. Royaltinya teh diambil dari sakunya almarhum Pak Iin. Nih 150 ribu, katanya,” tutur Melly di atas panggung The 90s Festival di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara pada Sabtu malam (25/11/2017) kemarin.

Namun ketika merilis album kedua bertajuk II, karir Potret melesat naik bak roket. Bukan tanpa alasan, itu semua berkat tiga single yang dijadikan andalan merela yaitu Salah, Mak Comblang, serta Bunda.

“Waktu kita sodorkan lagu untuk album kedua, lagunya nggak ada yang enak. Ini beneran nggak ada yang enak sampai nggak bisa kita jual. Akhirnya diminta nambah tiga lagu dan lagu itu…. Masya Allah, sama Tuhan dikasih tiga-tiganya jadi lagu hits. Itu ujung tombak perjalanan Potret yang akhirnya royalti dikasih dari penjualan album. Lumayan,” seloroh Melly.

Potret yang sempat alami bongkar pasang personel terakhir merilis album pada tahun 2008. Meski kini disibukkan oleh kegiatan masing-masing, Melly mengaku kalau band lain bakal kalah pamor apabila band-nya merilis karya teranyar.

“Bersyukurlah musisi baru, kami belum punya album. Coba kalau kami punya album baru, karunya (bahasa Sunda berarti kasihan) kan ya hehehe,” pungkas Melly yang sukses menghibur penonton festival tahunan ini dengan menyanyikan single-single hits band-nya. (klc/abi)

Leave A Comment