Ekbis

Ini Kata Gubernur Jatim Terkait Mahalnya Daging

Surabaya, (Portaltiga.com) - Dari data Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur, harga daging sapi dan juga daging kambing berada dikisaran Rp105 ribu, namun harga tersebut jauh dari ekspektasi yang ada di masyarakat, yakni berada dikisaran Rp125 ribu di pasaran Surabaya. Dikatakan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, pihaknya terus berupaya untuk menstabilkan harga daging khususnya daging sapi. Menurutnya, pemerintah tidak bisa langsung memutuskan harga suatu kebutuhan, karena adanya psikologi harga. "Kalau menstabilkan harga daging, ya karena ada PPN, ya dicabut. Tapi ya namanya harga itu namanya gak bisa administratif price. Harga yang karena keputusan itu otomatis naik 10 persen terus diputus hilang 10 persen itu gak bisa, ada psikologi harga," ungkap Gubernur, Jumat (5/2/2016). Namun Gubernur Jatim menjelaskan jika tidak ada kekurangan pasokan untuk daging sapi di Jawa Timur, hanya wilayah Surabaya yang terindikasi mengalami kekurangan. Pemerintah yakin jika stok sapi potong lebih dari cukup, sehingga diharapkan akan segera menurunkan harga daging. "Ya suplay menjadi lebih banyak dari produk, kemudian harga suplay lebih murah akan membentuk harga di pasar lebih murah," imbuhnya. Bahkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menduga ada kebijakan pemerintah yang kurang tepat dalam menyediakan stok pangan, di antaranya ditandai dengan harga yang tak kunjung turun. Bahlan KPPU sebelumnya memperkarakan 32 perusahaan penggemuk sapi, yang dinilai turut melambungkan harga komoditas tersebut.

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait