portaltiga.com
Advetorial

Ingin Menikmati Musik Jazz di Surabaya, Jazz Centrum Tempatnya

Portaltiga.comThe colors of the rainbow. So pretty in the sky. Are also on the faces, of people going by,  I see friends shaking hands. Saying, “How do you do?”  They’re really saying, “I love you”.

Lantunan tembang Louis Amstrong terdengar ketika saya mulai memasuki ruangan sejuk di lantai 1, Jumat (6/10/2017). Lokasinya ada di Ruko Este D 7-9 Jalan Ir Soekarno MERR IIC Surabaya. Saya hafal betul lagu-lagu Louis Amstrong. Saya hafal judulnya adalah What A Wonderful World.

Di ruangan itu sudah penuh dengan 15 hingga 20 pengunjung. Saya langsung disambut oleh seorang lelaki berperawakan besar. Dengan tanda dari tangannya mempersilakan saya untuk duduk. Ia masih tetap sibuk memainkan saxophone.

Setelah merampungkan What A Wonderful World, pria ramah tersebut menyapa saya. “Selamat malam. Silakan mas, saya Yason Gunawan,” ucapnya sambil tersenyum.

Saya merasa senang sekali karena langsung bertemu dengan si empunya tempat yaitu Jazz Centrum. Tempat ini sudah saya dengar sebelumnya dari teman-teman musisi jazz.

Setelah memperkenalkan diri dari redaksi Portaltiga.com, Yason Gunawan mempersilakan saya untuk memesan minuman sebagai teman menikmati lantunan lagu-lagu yang dimainkan.

Perbincangan santai pun kami mulai dengan membahas perkembangan musik jazz di Indonesia, khususnya di Surabaya.

“Jazz tidak akan pernah mati, walau popularitasnya tidak bisa mengalahkan musik pop. Malah sekarang makin banyak event jazz yang sebenarnya banyak memainkan unsur pop di dalamnya,” ujar murid musisi kondang Bubi Chen ini.

Ia juga menuturkan, perkembangan musik jazz tak lepas dari kiprah dan kecintaan Bubi Chen terhadap Surabaya. “Om Bubi chen tidak mau pindah ke Jakarta karena cinta Surabaya,” imbuh Yason.

Soal bagaimana jazz kurang hidup di Surabaya, Yason menjawab dengan nada santai yaitu karena kurangnya tempat untuk menikmati musik jazz.

“Oleh karenanya, saya mengajak warga Surabaya untuk bisa datang ke Jazz Centrum. Jazz Centrum ini adalah sekolah musik yang ada kafetarianya. Selain sebagai tempat murid JC praktek performing, kafetarianya juga menyediakan makanan yang murah tapi berkualitas. Ya belajar, ya enjoy jazz-nya,” seraya tertawa.(pung/abi)

Related posts

Sekdaprov Jatim Siap Duet Bareng Syahrani di Tanjung Perak Jazz

admin

Jazz In Kampus 2019 Digelar di 6 Kampus, Ini Jadwalnya

admin

Tanjung Perak Jazz, Ajang Reuni Musisi Legendaris Surabaya

admin