portaltiga.com
Intermezzo

Ingatkan Tak Baik Ribut Dengan DPRD, Gubernur Jatim Lantik 17 Kepala Daerah

pelantikan kepala daerah di Jatim hasil pilkada serentak oleh Gubernur Jatim Soekarwo

portaltiga.com:Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo melantik 17 pasangan Bupati dan Walikota terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2015 di Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Rabu (17/2).

“Kami ucapkan selamat atas dilantiknya pasangan Bupati dan Walikota bersama wakilnya periode 2016-2012, semoga amanah menjalankan tugasnya,” kata Soekarwo usai proses pelantikan.

Pelantikan Bupati dan Walikota serentak ini dilakukan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, pelantikan yang tepat dimulai pukul 09.00 WIB diikuti Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Saifullah Illah-Muhammad Nur Syaifudin, Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Abdullah Anwar Anas-Yusuf Widiatmoko, Bupati dan Wakil Bupati Situbondo Dadang Wigiarto-Yoyok Mulyadi.

Kemudian, Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Mustafa Kamal Pasha – Pungkasiadi, Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Busyro Karim-Achmad Fauzi, Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari Halim-Qoshim, Bupati dan Wakil Bupati Lamongan Fadli-Kartika Hidayati, Bupati dan Wakil Bupati Jember Faida M-Mukhid Muqit serta Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Emil Dardak-Nur Arifin.

Sementara pelantikan gelombang pada pukul 12.00 WIB diikuti 8 Bupati/Walikota. Masing-masing Walikota Surabaya dan Wakil Walikota Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana, Bupati dan Wakil Bupati Kediri Harianti-Maskuri, Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Budi Sulistiono-Ony Anwar, Bupati dan Wakil Bupati Malang Rendra Kresna-Sanusi, serta Bupati dan Wakil Bupati Blitar Rijianto-Marhaenis Urip Widodo.

Kemudian, Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo Ipong Muchlisin-Soedjarno, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan Setiyono-Raharjo Teno Prasetyo, serta Wakil Wali Kota Blitar Moch Samanhudi Anwar-Santoso. Pproses pelantikan gelombang kedua ini dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Proses pelantikan diawali pembacaan sumpah jabatan masing-masing pasangan yang dipimpin Gubernur. kemudian dilanjutkan penyematan pin sebagai Bupati dan Wakil Bupati, serta salinan surat keputusan. Pada kesempatan tersebut, Soekarwo mengingatkan kepala daerah baru selalu taat pada aturan dan hukum dalam menjalankan kepemimpinannya.

“Kekuasaan tertinggi di Indonesia tetap berada di tangan Presiden yang juga menjabat sebagai kepala pemerintahan. Apalagi juga telah diatur dalam dalam peraturan perundangan berlaku,” ucap Pakde Karwo-sapaan akrab Soekarwo.

Selain itu, Pakde Karwo meminta kepala daerah menjalankan program sesuai kampanye yang dijanjikan serta mempelajari Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah maupun Nasional. “Jangan lupa pula merangkul legislatif karena juga menjadi bagian dari pihak yang paling penting untuk proses pembangunan. Tidak baik ribut dengan DPRD,” ucapnya. (Bmw)