Politika

Ikuti Pendidikan Politik, Partai Golkar Surabaya Ajak Kader Lakukan Revolusi Komunikasi

Baca Juga : Hubungan Eri-Armuji Renggang?

Portaltiga.com - Pengurus DPD Partai Golkar Kota surabaya mengikuti kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) dan Strategi Pemenangan Pemilu yang diselenggarakan DPD Partai Golkar Jawa timur, Kamis (12/11/2020). Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor DPD Partai Golkar Kota Surabaya tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pengurus dan kader dalam pemahaman politik saat ini. Tema yang diangkat dalam pendidikan politik kali ini adalah peran organisasi dalam menyukseskan Pilkada Serentak tanggal 9 Desember 2020. Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni, SH mengatakan, kondisi politik saat ini berbeda sehingga harus dilakukan cara cara yang cerdas. "Agar para pengurus dan kader bisa menyesuaikan dengan keadaan saat ini. Terlebih dalam kondisi pandemi ini kita dituntut untuk lebih pintar dan memberikan kontribusi politik yang sehat," terang Arif Fathoni di sela-sela kegiatan. Toni menyebutkan, saat ini era yang serba digital, sehingga bagaimanapun sangat penting untuk melakukan Revolusi Komunikasi yang merupakan sebuah keniscayaan. Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan membuat pendidikan kepada segenap kader untuk melek IT. "Karena itulah cara kita berkomunikasi dengan masyarakat, apalagi ditengah pandemi yang sampai hari ini kita tidak tahu akan berakhir,"Terang Toni. Wakil Sekretaris Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar Surabaya, Bidot Suhariyadi mengatakan, acara kegiatan pendidikan politik (Dikpol) kali ini Sedikit berbeda di banding sebelumnya, kegiatan kali ini digelar dengan menjalankan protokol kesehatan yang lebih ketat. Selain jumlah peserta yang dibatasi dan membaginya ke dalam dua sesi, peserta juga telah menjalani rapid tes dan assessment tracking Covid-19 sebelum terlibat dalam pendidikan politik kali ini. "Para peserta kali ini berasal dari Pengurus Pleno dan Pimpinan Kecamatan Partai Golkar kota surabaya," jelas Bidot. Acara tersebut diikuti 100 orang. Peserta harus berandroid dan diwajibkan memiliki minimun 3 akun baik youtube, Facebook maupun IG. Dua pemateri adalah Cicik, ahli IT DPD Golkar Jawa Timur dan Meulila Osman, wakil ketua bidang MPO DPD Partai Golkar Jawa Timur. Peserta pun diminta terus meningkatkan branding dan awareness partai dengan meningkatkan aktivitas berbasis digital. Dalam sambutan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Sarmuji mengatakan, Golkar harus memiliki cara berkomunikasi ke masyarakat untuk memenangkan pilkada serentak khususnya Pilwali kota surabaya 2020 dengan cara baru. Di era sekarang, ada satu peluang besar kalau kita mau memenangkan pertarungan. Yang bisa menerobos dan menerabas sekat ideologi itu adalah kemampuan kita memanfaatkan media sosial yang saat ini sangat masif. Anak-anak muda sangat intens menggunakan media sosial dan menyerap informasi dari handphone, ungkap Sarmuji. Sarmuji menambahkan, semua kader Golkar harus bisa memperhatikan dan memetakan sosiologi di arus mainstream. Kita harus memperhatikan benar peta sosiologis ini. Golkar Jawa Timur sejak awal sudah menyampaikan bahwa kita akan tempatkan Golkar di tengah-tengah arus mainstream masyarakat Jatim. Dan Golkar Surabaya juga harus menempatkan Golkar di tengah arus mainstream masyarakat Surabaya, tegasnya. Menurut Sarmuji, pengurus partai Golkar harus memperhatikan akar sosial masyarakat setempat. Membuat program yang menghasilkan interaksi dengan masyarakat dan harus dikomunikasikan ke masyarakat. Salah satunya melalui medsos. (tea/tea)

Ikuti update berbagai berita pilihan dan terkini dari portaltiga.com di Google News.

Berita Terkait

Ada Dana APBD Pemkot di Acara The Great Leader?

Acara The Great Leader 2045 di DBL Arena di Jalan Ahmad Yani Surabaya pada 7 November 2023 menjadi sorotan sejumlah pihak. Pasalnya, kegiatan yang diinisasi Pemkot dan Karang Taruna tersebut diduga sarat muatan politis lantaran …