Hari Ini Mulai Cetak Surat Suara, Arief Budiman: Ini Bukan Hoaks

Portaltiga.com – Ketua KPU RI Arief Budiman secara langsung mengecek proses cetak kertas suara di PT Temprina Media Grafika. Mantan Ketua KPU Jawa Timur itu menyebut bahwa secara resmi kertas suara dicetak perhari ini, Minggu 20 Januari 2019.

“Hari ini kami akan lanjutkan satu lagi tahapan yakni produksi dan distribusi, dan sekarang proses produksi surat suara. Yang ini bukan hoaks, yang 7 kontainer itu hoaks,” sindir Ketua KPU RI Arief Budiman saat berkunjung ke PT Temprina Media Grafika, Minggu (20/1/2019)

Memang sempat ramai tersiar kabar beberapa saat lalu ada 7 kontainer di Tanjung Priok yang berisi surat suara tercoblos. Arief pun sudah menampik kebenaran informasi yang beredar tersebut, sebab surat suara baru dicetak perhari ini.

Untuk memastikan proses produksi sesuai aturan, KPU RI mengajak serta DPR RI, Bawaslu dan DKPP. “Semua unsur ada, Komisi II DPR RI perlu menyaksikan langsung apakah sama dengan yang didesain, Bawaslu mengawasi mulai produksi hingga distribusi, dan DKPP melihat jangan sampai KPU ada persoalan etik yanh dilanggar,” bebernya.

KPU sendiri telah menunjuk enam perusahaan konsorsium, yang nanti akan mengerjakan produksi surat suara. Di Jawa Timur, ada dua perusahaan, yakni PT Temprina Media Grafika dan PT Puri Panca Pujibangun. Masing-masing mencetak jumlah yang tak sama.

Dari total enam perusahaan tersebut, seluruhnya mengerjakan 939. 879. 651 lembar suara untuk kebutuhan nasional. “Target 11 Maret selesai cetak, dan diharapkan secara nasional 15/16 Maret sudah sampai di kabupaten/kota,” ungkap Arief.

Ia meminta seluruh pihak mendukung dalam proses cetak. Selain agar selesai tepat waktu, juga tepat kualitas dan jumlahnya. Karena kalau melebihi dari jumlah yang dicetak sanksi pidana mengancam sesuai Undang-undang dan PKPU.

Sementara itu, Direktur PT Temprina Media Grafika Cristianto Indriawan mengatakan, pihaknya mendapat pesanan untuk 10 provinsi. Diantaranya Bengkulu, Kepulauan Riau, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan dan Papua Barat.

“Total kami mencetak 225 juta lebih. Itu 27,1 persen dari kebutuhan seluruh surat suara,” kata Cristianto.

Dia mengaku ditarget dapat menyelesaikan pada 11 Maret. Cristianto optimis target tersebut selesai tepat waktu dan bisa segera didistribusikan ke provinsi terjauh terlebih dahulu. (wan/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION