portaltiga.com
Headline Umum

Harga Cabai Naik, Legislator Minta Pemkot Surabaya Rutin Operasi Pasar

Portaltiga.com – Naiknya harga Cabai hingga 200 persen akhir-akhir ini membuat legislator PDIP Kota Surabaya prihatin. Untuk itu, ia meminta Pemkot Surabaya untuk terus melakukan operasi pasar jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno meminta Pemkot Surabaya semakin gencar melakukan operasi pasar di 31 Kecamatan. Tujuannya tak lain agar harga cabai kembali stabil dan tidak memberatkan masyarakat.

“Untuk itu saya berharap ini terus digelar secara rutin, sehingga kesulitan naiknya harga cabai yang dirasakan oleh warga Surabaya dapat tertangani,” ujar Anas, Senin (14/12/2021).

Ia menjelaskan, naiknya harga cabai kali ini dipicu karena pengaruh cuaca. Tingginya curah hujan mengakibatkan banyak tanaman cabai yang terserang jamur.

Dengan banyaknya cabai yang membusuk menyebabkan cabai semakin langka yang kemudian mendorong harga cabai melambung.

“Oleh karena itu, tidak kaget jika harga cabai melonjak signifikan. Ini karena sudah masuk musim penghujan. Jadi harga mulai naik, mengingat pasokan cabai rendah dan tidak sebanyak saat musim panas,” jelasnya.

Untuk itu, operasi pasar perlu terus digalakkan secara rutin dan dalam skala yang masif sampai akhir tahun. Ketersediaan stok selama operasi pasar juga perlu diperhatikan agar operasi pasar berjalan sukses dan harga kebutuhan pokok segera turun.

“Operasi pasar sangat penting bagi masyarakat, maka ini harus digelar rutin sampai akhir tahun. Selain itu beri ketersediaan stok yang cukup, tidak hanya cabai namun termasuk minyak yang juga naik sekarang. Distribusi harus merata di setiap operasi pasar,” pungkasnya.

Ia menyampaikan, jika pelaksanaan operasi pasar perlu disampaikan terlebih dulu ke masyarakat supaya optimal sesuai sasarannya.

“Kalau perlu, sebelum pelaksanaan operasi pasar di setiap pasar itu disampaikan dulu secara umum, agar masyarakat sekitar tahu kalau ada operasi pasar dari disperindag. Sehingga pedagang atau masyarakat sekitar minimal tahu dan tidak ketinggalan,” pungkasnya. (tea/tea)

Related posts

Bantu Pasarkan Produk Toko Kelontong Dan UMKM, DPRD Apresiasi e-Peken Pemkot Surabaya

admin

Gelar Reses Virtual, Reni Astuti Disambati BST dan Zonasi PPDB di Tengah Pandemi

admin

Sistem Ganjil-Genap di Surabaya Hanya Wacana

admin