Gus Syaf Akui Jalin Komunikasi 3 DPP

09/09/2017
81 Views

Portaltiga.com – Kombes Pol Syafiin menunjukkan keseriusannya maju sebagai bakal bakal calon gubernur Ja‎wa Timur dengan mengembalikan formulir ke DPW PPP Jatim.‎ Selain mendaftar ke partai tingkat daerah, pria yang akrab disapa Gus Syaf ini mengaku juga telah melakukan komunikasi intensif dengan partai politik tingkat pusat.

Komunikasi dengan DPP dilakukan Gus Syaf karena rekomendasi merupakan wewenang pusat. Karena itu, dirinya tak boleh mengabaikan DPP. Meskipun punya relasi ke DPP, pria yang belasan tahun berdinas di lingkungan istana itu mengaku tetap menjalani proses di DPW.

“Saya juga sudah berkomunikasi dengan DPP PPP, DPP Partai Golkar dan DPP Partai Demokrat,” tegas mantan Kepala Biro Umum Sekretaris Militer Presiden (Sekmilpres) itu.

Selain dengan tiga partai, ia juga akan membangun komunitas dengan partai lain. Disinggung hasil pertemuan dengan pimpinan partai pusat, pria kelahiran Jombang itu enggan membocorkannya. Kendati demikian ia akan terus berkomunikasi dengan partai politik lain.

“Hasilnya tunggu dari langit. Tapi yang pasti akan terus berkomunikasi dengan partai lain,” kilah pria yang juga cucu dari Gubernur Jatim pertama RMT Ario Soerjo itu.

Saat mengembalikan formulir, Gus Syaf diantar ratusan pendukungnya, keluarga besar Thoriqot Shiddiqiyyah itu mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon gubernur (Bacagub) di kantor DPW PPP Jatim. Pria asal Jombang ini mengaku siap mewakafkan diirinya untuk masyarakat Jawa timur.

“Saya mendaftar di PPP sama sekali bukan serakah. Tapi kalau saya terpilih sebagai gubernur maupun sebagai wakil gubernur saya siap mewakafkan diri saya untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Gus Syaf.

Sementara itu, Sekretaris DPW PPP Jatim, Norman Zein Nahdi menjelaskan, bahawa Gus Syaf telah memenuhi seluruh persyaratan sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur di PPP.

“Untuk berkas sudah lengkap semua, tinggal nanti pemaparan visi misi dihadapan DPC pada acara muswil,” kata pria yang akrab disapa Didi itu.‎ (abi)

Leave A Comment